Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

NAHAS! Kenekatan Membawa Petaka, Pelajar SMP Tewas di Pusaran Air Dam Subak Tegan Mengwi

I Gede Paramasutha • Sabtu, 8 November 2025 | 18:43 WIB
EVAKUASI: Petugas mengevakuasi jasad IKD yang ditemukan di pusaran air Dam Tegan. (Bali Express/Istimewa)
EVAKUASI: Petugas mengevakuasi jasad IKD yang ditemukan di pusaran air Dam Tegan. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Aksi nekat seorang pelajar SMP inisial IKD, berbuah petaka bagi dirinya. Bocah berusia 12 tahun itu ditemukan tewas usai melompat ke pusaran air di Dam Subak Tegan, Banjat Panglan, Kelurahan Kapal, Mengwi, Badung, pada Jumat (7/11) sore.

Tragedi tragis yang menimpa pelajar SMP di Mengwi ini dibenarkan oleh PS Kasubsipenmas Sihumas Polres Badung Aiptu Ni Nyoman Ayu Inastuti saat dikonfirmasi pada Sabtu (8/11).

Diterangkannya, peristiwa bermula ketika korban datang ke Dam Subak Tegan bersama 10 orang temannya.

"Korban dan saksi-saksi berjumlah 10 orang yang masih anak-anak berangkat dari Ubung Kaja, Denpasar dari pukul 14.00 Wita dan sampai di TKP pukul 14.30 Wita," tuturnya.

Teman-teman tersebut, adalah IPB, MADP, DGG, Al, S, Alf, GAC, An, O dan W. Bocah-bocah berusia 12 sampai 14 tahun tersebut pun mandi bersama di sana.

Setelah selesai, teman-teman korban istirahat di pinggir sungai. Tetapi, IKD malah masih ingin mandi. Bahkan dia ingin berenang ke arah pusaran air DAM.

Sehingga, teman-temannya pun melarang pelajar asal Ubung Kaja itu. "Para saksi melarang, karena tahu korban tidak bisa berenang," tambahnya.

Namun, anak itu tetap saja nekat melompat ke dalam pusaran air. Alhasil, IKD yang diperkirakan tak mengetahui kondisi lokasi pun tertarik pusaran dan tak bisa keluar.

Anak-anak lainnya langsung berusaha membantu dengan menarik korban. Sayangnya, tarikan mereka terlepas.

Kebetulan, ada seorang pedagang bakso inisial Su, 50, yang keluar dari warungnya. Sontak anak-anak tersebut meminta agar menolong teman mereka yang tenggelam.

Informasi tersebut lantas diteruskan kepada kelian dinas dan pecalang setempat. Pecalang dan Kelian lantas menutup DAM. Berikutnya, Su mencari korban dengan turun ke dalam sungai.

Hingga akhirnya, IKD ditemukan di dalam pusaran air dan segera ditarik naik ke atas. Sayangnya, nyawa anak baru gede (ABG) tersebut sudah tak tertolong.

Jenazahnya selanjutnya dibawa ke RSUD Mangusada dengan Ambulance PMI Badung.

"Dari hasil identifikasi dan pemeriksaan dokter, terdapat luka lecet di pelipis kiri, dari hidung korban mengeluarkan busa bercampur darah, dari pantat mengeluarkan kotoran, korban menggunakan celana pendek warna hitam dan celada dalam warna coklat," bebernya. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#smp #tewas #mengwi #pelajar