BALIEXPRESS.ID – Anggota DPR RI I Nyoman Parta memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan event “Sayan Nguni” yang akan digelar oleh Sekaa Teruna Banjar Mas, Desa Sayan, Kecamatan Ubud. Dukungan itu pun disampaikan saat panitia event menyampaikan aspirasinya di kediaman Nyoman Parta, Minggu (9/11) malam.
Kegiatan ini dinilai bukan hanya sebagai upaya pelestarian budaya Bali, tetapi juga sebagai bentuk nyata kolaborasi generasi muda dalam menghidupkan kembali tradisi agraris sekaligus menggairahkan ekonomi lokal melalui UMKM.
Nyoman Parta mengapresiasi kreativitas para pemuda Banjar Mas yang berani mengangkat kembali tradisi nguni, yakni aktivitas turun ke sawah dengan serangkaian ritual dan kesenian tradisional. Menurutnya, kegiatan semacam ini penting untuk memperkuat jati diri budaya Bali yang berakar pada kehidupan pertanian.
“Tradisi seperti ini adalah ruh kehidupan masyarakat Bali. Bukan sekadar aktivitas di sawah, tetapi juga bentuk rasa syukur kepada alam. Saya bangga generasi muda di Sayan mampu mengemasnya secara kreatif dan relevan dengan zaman,” ujar Parta.
Politisi PDI Perjuangan asal Guwang ini juga menekankan pentingnya sinergi antara pelestarian budaya dan penguatan ekonomi kerakyatan. Dalam event tersebut, sejumlah pelaku UMKM lokal turut berpartisipasi, menampilkan produk olahan pangan, kerajinan tangan, dan kuliner khas Banjar Mas Sayan.
“Kegiatan budaya seperti Sayan Nguni harus menjadi motor penggerak ekonomi rakyat. Ketika tradisi hidup, UMKM juga bergerak. Inilah wujud ekonomi berbasis budaya yang sesungguhnya,” tambahnya.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Sayan Nguni diharapkan menjadi agenda tahunan yang tidak hanya menumbuhkan semangat gotong royong dan kebersamaan. Hal ini agar dapat memperkuat posisi Sayan sebagai salah satu desa budaya yang berdaya secara ekonomi dan berkarakter secara sosial.
Sementara Wakil Ketua Panitia Sayan Nguni, Anak Agung Bagus Mahardika, menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berkolaborasi dengan berbagai komponen, termasuk pemerintah, pelaku UMKM, dan komunitas budaya, untuk menjaga keberlanjutan acara ini.
“Kami sangat berterima kasih atas dukungan Pak Man Parta. Gayung bersambut, arahan beliau untuk menghidupkan dan memperkenalkan kegiatan di sawah sejalan dengan visi kami, yaitu mengembalikan semangat gotong royong, memperkuat identitas agraris Bali, dan sekaligus mendukung pelaku UMKM di Banjar Mas Sayan,” ungkap Agung Mahardika.
Selain menampilkan tradisi nguni, acara ini juga diramaikan oleh pameran produk lokal, kuliner khas desa, dan pentas seni anak muda. Kegiatan ini diharapkan menjadi agenda tahunan yang mampu mempertemukan nilai budaya, lingkungan, dan ekonomi kerakyatan dalam satu wadah kebersamaan. *