BALIEXPRESS.ID– Setelah peristiwa kecelakaan maut di Jalan Raya Singaraja–Denpasar, Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, yang menewaskan lima warga negara Tiongkok pada Jumat (14/11) dini hari, delapan korban selamat lainnya sempat mendapatkan penanganan medis darurat di RSU Karya Darma Husada (KDH) Singaraja.
Keterangan terbaru dari pihak rumah sakit mengungkap kondisi para korban serta proses penanganan yang dilakukan sebelum mereka dirujuk ke fasilitas kesehatan lain.
Baca Juga: Jalan Juwuk Bali- Penatahan Bangli Mengkhawatirkan, seperti Ini Kondisinya
Manajer Umum SDM RSU Karya Darma Husada, Jimmy Pranata, menjelaskan bahwa delapan orang sempat tiba di rumah sakit tersebut sesaat setelah kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 04.00 WITA. Namun setelah pemeriksaan awal, hanya enam orang yang membutuhkan tindakan medis lanjutan.
“Memang yang datang delapan orang, tetapi yang membutuhkan tindakan serius hanya enam orang," jelas Jimmy, Sabtu (15/11) pagi.
Dari pemeriksaan awal, para korban mengalami beragam cedera, mulai dari patah tulang, luka robek, hingga memar dan lecet akibat benturan keras.
Tiga di antaranya mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh, seperti tulang selangka (klavikula), tulang rusuk, serta tulang tangan.
Baca Juga: Siap Jadi Trendsetter Baru, Skutik Retro New Honda Scoopy Kini Makin Stylish
Selain itu, terdapat beberapa korban yang mengalami luka robek di sejumlah bagian tubuh dan memar luas akibat benturan.
“Kami di sini melakukan pertolongan pertama sebelum dipindahkan ke RSU Siloam. Enam pasien yang ditangani terdiri dari tiga perempuan dan tiga laki-laki, seluruhnya merupakan warga negara Tiongkok," lanjutnya.
Para korban memiliki rentang usia yang berbeda, dengan satu laki-laki berusia 34 tahun, sementara lima lainnya berusia di atas 60 tahun. Kondisi mereka disebut stabil setelah mendapat tindakan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSU KDH.
“Tindakan sudah kami lakukan kemarin di IGD," imbuhnya.
Baca Juga: Sidak Pasar Jelang Galungan: Harga Daging Babi Rp80 Ribu, Cabai Rawit Rp35 Ribu di Karangasem
Setelah menjalani pemeriksaan dan penanganan awal, para korban tidak dirawat lebih lama di RSU Karya Darma Husada. Berdasarkan permintaan keluarga serta pihak penjamin dari Kedutaan Besar Tiongkok, seluruh pasien kemudian dirujuk ke RSU Siloam pada Jumat (14/11) sekitar pukul 18.30 WITA.
Kecelakaan yang menimpa rombongan wisatawan asal Tiongkok itu menjadi sorotan karena menelan korban jiwa sebanyak lima orang.
Peristiwa nahas tersebut terjadi ketika mobil Toyota Hiace yang mereka tumpangi mengalami kecelakaan tunggal di jalur menurun Padangbulia. Petugas kepolisian dari Satlantas Polres Buleleng masih terus melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti insiden tragis tersebut. (dhi)
Editor : Wiwin Meliana