Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Polsek Ubud Tingkatkan Patroli di Pasar Peliatan untuk Cegah Premanisme

Putu Agus Adegrantika • Rabu, 19 November 2025 | 20:09 WIB

PATROLI:  Anggota Polsek Ubud melaksanakan patroli di Pasar Peliatan, Ubud.
PATROLI: Anggota Polsek Ubud melaksanakan patroli di Pasar Peliatan, Ubud.

BALIEXPRESS.ID - Polsek Ubud kembali mengintensifkan kegiatan Yustisi dalam Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) melalui operasi premanisme dan patroli dialogis di Pasar Peliatan, Desa Peliatan, Kecamatan Ubud, Kabupaten Gianyar, pada Rabu (19/11). Kegiatan dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Ubud, Iptu I Kadek Patra, S.H., M.H., selaku Perwira Pengawas (Pawas), dengan melibatkan tiga personel gabungan.

Selama pelaksanaan KRYD, petugas tidak menemukan adanya aktivitas premanisme maupun praktik pungutan liar terhadap pedagang dan pengunjung pasar. Situasi di kawasan pasar juga terpantau aman dan kondusif, sementara aktivitas jual beli berlangsung lancar.

Baca Juga: Gandengkan Teknologi dan Budaya, Mahasiswa UHN Sugriwa Raih Dua Medali di PIN 2025 Tingkat Nasional

Selain melaksanakan operasi premanisme, personel Polsek Ubud turut melakukan pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi serta memberikan imbauan kepada masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban.

Kegiatan KRYD ini digelar sebagai langkah preventif dalam mencegah potensi gangguan kamtibmas, terutama di pusat perbelanjaan, obyek wisata, dan area publik yang berpotensi menimbulkan keresahan masyarakat. Kehadiran polisi secara langsung di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan rasa aman dan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam beraktivitas sehari-hari.

Kapolres Gianyar, AKBP Chandra C. Kesuma, S.I.K., M.H., saat dikonfirmasi, menegaskan bahwa Polres Gianyar berkomitmen menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif melalui upaya preventif yang konsisten.

“Kami terus mengintensifkan KRYD sebagai langkah untuk memastikan tidak ada ruang bagi tindakan premanisme di wilayah Gianyar. Pasar tradisional adalah ruang publik yang harus bebas dari gangguan demi kenyamanan masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga: Dukung Kemajuan Industri Sawit Nasional, BRI Fasilitasi Sindikasi Pembiayaan Rp5,2 Triliun bagi PT. Sawit Sumbermas Sarana (SSMS)

Beliau juga menekankan pentingnya kehadiran personel di lapangan sebagai bagian dari pelayanan kepada masyarakat.

“Patroli dialogis tidak hanya bertujuan mencegah gangguan kamtibmas, tetapi juga memperkuat komunikasi dengan warga. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa lebih aman dan turut berperan dalam menjaga ketertiban,” tambah Kapolres.

Secara keseluruhan, kegiatan KRYD di Pasar Peliatan berlangsung aman, tertib, dan lancar tanpa adanya kejadian menonjol. Polsek Ubud memastikan kegiatan serupa akan terus dilaksanakan secara berkala.*

Editor : Putu Agus Adegrantika