Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Kecelakaan Maut Padangbulia, Pengemudi Ditetapkan Tersangka, Lima Jenazah Ditangani Biro Jasa

Dian Suryantini • Jumat, 21 November 2025 | 00:24 WIB

Pemeriksaan kendaraan Hiace yang ditumpangi WNA Tiongkok oleh Dinas Perhubungan dan Korlantas Polres Buleleng.
Pemeriksaan kendaraan Hiace yang ditumpangi WNA Tiongkok oleh Dinas Perhubungan dan Korlantas Polres Buleleng.

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS - Proses penanganan lanjutan kecelakaan tunggal yang menewaskan lima warga negara Cina di Desa Padangbulia, Kecamatan Sukasada, Buleleng, terus bergerak. Polisi kini memastikan satu orang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam tragedi yang terjadi pada Jumat (14/11/2025) pagi tersebut. Sementara itu, seluruh jenazah korban telah ditangani pihak keluarga melalui biro jasa yang ditunjuk dan kini ditempatkan di RS Bali Mandara, Denpasar, sambil menunggu proses pemulangan dan kremasi.

Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, menyatakan bahwa penetapan tersangka telah dilakukan setelah gelar perkara pada Selasa (18/11). Dalam gelar tersebut, penyidik menyimpulkan bahwa pengemudi Toyota Hiace Arif Al Akbar bertanggung jawab penuh atas kelalaian yang menyebabkan kecelakaan maut itu.

Penetapan tersangka ini sekaligus menjawab pertanyaan publik terkait faktor penyebab kecelakaan yang sempat menimbulkan tanda tanya. Sebelumnya, pihak kepolisian dan Dinas Perhubungan Buleleng telah melakukan pemeriksaan teknis terhadap kendaraan yang digunakan rombongan wisatawan tersebut.

Hasilnya, fungsi pengereman mobil berada dalam kondisi baik dan layak. Temuan ini menegaskan bahwa kecelakaan tidak disebabkan kerusakan teknis, tetapi murni karena kelalaian pengemudi dalam mengendalikan kendaraan di jalur menurun dan berkelok di kawasan Padangbulia.

Pemeriksaan kendaraan Hiace yang ditumpangi WNA Tiongkok oleh Dinas Perhubungan dan Korlantas Polres Buleleng.
Pemeriksaan kendaraan Hiace yang ditumpangi WNA Tiongkok oleh Dinas Perhubungan dan Korlantas Polres Buleleng.

Sementara proses hukum berjalan, penanganan jenazah para korban juga memasuki tahapan penting. Pihak keluarga, melalui Biro Jasa Antar Bangsa Bali-911, telah mengatur seluruh proses administrasi hingga persiapan kremasi dan pemulangan ke negara asal.

Dari lima korban, dua di antaranya akan dikremasi di Bali. Mereka adalah Zhong Yuemei dan Xu Huangyuan. Sementara tiga korban lainnya yang akan dipulangkan ke Tiongkok, yaitu Xu Mingbiao,  Xu Huijuan dan Xu Yuexiang.

“Semua diatur oleh biro jasa yang sudah ditunjuk oleh keluarga. Sementara kami di sini fokus dengan proses hukumnya,” ungkap Kapolres Buleleng, AKBP Ida Bagus Widwan Sutadi, Kamis (20/11) sore.

Baca Juga: Lima Wisatawan Tiongkok Tewas dalam Kecelakaan di Padangbulia, RSUD Buleleng Lakukan Identifikasi

Namun untuk jadwal pasti pemulangan ke Tiongkok, pihak biro jasa masih menunggu konfirmasi lanjutan dari keluarga dan otoritas terkait. Untuk sementara seluruh jenazah dititipkan di RS Bali Mandara, Denpasar, sembari menunggu proses kelengkapan dokumen serta logistik transportasi internasional.

Tragedi Padangbulia ini menyita perhatian luas karena jumlah korban meninggal tergolong besar dan seluruhnya merupakan wisatawan asing. Selain berimplikasi pada hubungan diplomatik, kasus ini juga menjadi evaluasi bersama terkait pentingnya standar keselamatan dalam transportasi wisata, terutama di kawasan pegunungan Buleleng yang memiliki kontur jalan ekstrim.

Pihak kepolisian memastikan proses penyidikan akan dilakukan secara transparan dan profesional. Tersangka kini menjalani pemeriksaan lanjutan untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dugaan kuat mengarah pada kelalaian dalam mengemudi, termasuk kegagalan mengantisipasi kondisi jalan yang menurun panjang serta tikungan tajam di lokasi kejadian. ***

Editor : Dian Suryantini
#kecelakaan #wisatawan #tiongkok #polres buleleng #kendaraan #hiace