Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

5UARA Perkenalkan Lagu “Timpal Rasa Nyama”, Angkat Nilai Persahabatan Tanpa Bullying

Rika Riyanti • Jumat, 21 November 2025 | 20:04 WIB

PERSAHABATAN: Lima remaja berbakat dari grup 5UARA melalui lagu terbaru mereka berjudul “Timpal Rasa Nyama”
PERSAHABATAN: Lima remaja berbakat dari grup 5UARA melalui lagu terbaru mereka berjudul “Timpal Rasa Nyama”

 

 

BALIEXPRESS.ID - Persahabatan tidak selalu diukur dari seberapa sering bertemu, melainkan dari ketulusan hubungan yang terjalin.

Nilai inilah yang coba disampaikan lima remaja berbakat dari grup 5UARA melalui lagu terbaru mereka berjudul “Timpal Rasa Nyama”, ciptaan Dek Artha, yang kini sudah dapat dinikmati di kanal YouTube @5uara.

Lagu tersebut lahir dari pengalaman pribadi para personel—Sitha, Alenka, Gaga, Gek Ratih, dan Gita.

Baca Juga: Erupsi Semeru Tak Pengaruhi Pariwisata Bali, Aktivitas Tetap Normal Jelang High Season

Meski tinggal di daerah berbeda, kedekatan mereka tetap terjaga sejak sama-sama menimba ilmu di Sanggar Cressendo Griya Musika Sukawati.

Ikatan itu kemudian berkembang menjadi 5UARA, dan kini tersampaikan lewat karya yang menekankan arti pertemanan tanpa sekat sosial serta penolakan terhadap segala bentuk bullying.

Lewat nuansa pop Bali yang ringan dan mudah diterima, “Timpal Rasa Nyama” menghadirkan pesan tentang arti sahabat yang saling mendukung tanpa pamrih.

Baca Juga: Mayat Tanpa Identitas Ditemukan Terapung di Pengambengan Jembrana, Polisi Sebut Ciri-Ciri

Lirik berbahasa Bali seperti “Mekelo be saling kenal, nu tetep raket metimpal. Diastun umah pade mejohan, nanging srasa mepaekan, kerana be pade nyaman” menegaskan bahwa hubungan yang kuat berangkat dari rasa nyaman, bukan dari kedekatan fisik.

Bagian reff juga menegaskan pesan utama lagu ini: “Timpal sujati, de saling bully, pade saling mengerti, sing dadi iri, kuang lebih lan saling isi”.

Melalui bait tersebut, 5UARA mengajak anak-anak dan remaja untuk menghargai perbedaan serta menjauhi tindakan yang merendahkan atau menyakiti teman.

 

I Gede Maha Putra dari Ber5Manajemen menyebut lagu ini bukan sekadar karya musik, tetapi juga medium untuk memperkuat budaya serta bahasa Bali.

“Kami berharap karya ini bisa diputar di sekolah-sekolah sebagai pengingat pentingnya membangun persahabatan tanpa praktik bullying,” ungkapnya.

Lebih dari sebuah karya audio, “Timpal Rasa Nyama” membawa pesan moral bagi generasi muda tentang pentingnya kejujuran, kesetiaan, dan kasih sayang.

Baca Juga: Bupati Adi Arnawa Dialog Dengan Komunitas Masyarakat Pantai Bingin

Seperti yang dicerminkan dalam lagu ini, persahabatan tumbuh dari ketulusan dan sikap saling memahami.(***)

Editor : Rika Riyanti
#lagu #5uara #remaja #pembullyan