BALIEXPRESS.ID - Proyek penataan Pantai Kuta kini terus dilanjutkan hingga Pantai Petitenget.
Penataan ini sepanjang 5 Km pun masuk dalam Bali Beach Conservation Project (BBCP) Phase II yang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Bali-Penida.
Hal ini terungkap dalam sosialisasi yang dilakanakan di kawasan Pantai Kuta , Jumat (21/11).
Baca Juga: Poland Shopping Day 2025 Resmi Dibuka di Bali, Jadi Ajang Promosi Terbesar Polandia di Asia Tenggara
Dalam sosialisasi ini dipastikan akan dilakukan pengisian pasir dalam tiga zona.
Keseluruhan proyek ini ditargetkan akan selesai pada November 2026.
Kepala SNVT Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) BWS Bali-Penida, I Gede Lanang Sunu Perbawa mengatakan, pengisian pasir ini adalah salah satu langkah Kementerian PU melalui BWS Bali-Penida untuk pengamanan pantai dari abrasi.
Baca Juga: Jelang Akhir 2025, Kementerian ATR/BPN Catat Capaian PNBP Rp2,63 T
Melalui langkah ini lebar pantai akan dikembalikan seperti semula, sehingga akan mengakomodir aktivitas masyarakat. “Jadi sekaligus kita berupaya untuk melakukan pengamanan pantai dan sekaligus kita juga bisa untuk aktivitas masyarakat di pantai itu kita akomodir,” ujar Lanang.
Pihaknya menyebutkan, pengisian pasir dilakukan mulai dari zona 1 di area Pantai Sekeh.
Mulai dari sebelah Bandara I Gusti Ngurah Rai menuju breakwater pertama.
Pengisian pasir ini dilakukan sepanjang 490 meter dengan volume 160 ribu meter kubik.
“Targetnya di tahun 2025 ini zona 1 selesai,” ungkapnya.
Kemudian di zona 2, Lanang menerangkan akan dilakukan pengisian pasir sepanjang 2,850 Km dengan volume 310 ribu meter kubik.
Selain itu juga dilakukan pembangunan empat breakwatwer dan satu perbaikan breakwater.
Zona 2 ini meliputi, Pantai Sekeh hingfa Setra Asem Celagi, Kuta.
Kemudian zona 3, meliputi Pantai Kuta, Legian, Seminyak, hingga Petitenget.
Pengerjaan yang dilakukan, yakni pengisian pasir sepanjang 2 Km dengan volume kurang lebih 140 ribu meter kubik.
“Kontrak kami sampai dengan November 2026. Kami masih optimis bisa menyelesaikan pekerjaan ini,” terangnya.
Terkait pengerjaanya, ia menjelaskan, saat ini telah diselesaikan pembangunan dua breakwater.
Kemudian pihaknya juga tengah bersiap melakukan pengisian pasir di zona 1.
Pengisian pasir ini pun akan dilakukan dari laut, dengan disalurkan menggunakan pipa gips besi.
“Nanti untuk pengisian pasirnya melalui pipa yang sekarang sudah dipasang melintang di Pantai Jerman, sampai ke Pantai Sekeh. Begitu selesai zona 1, pipa itu akan pindah ke zona 2 berikutnya dan zona 3 juga berikutnya,” jelasnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga