BALIEXPRESS.ID- Operasi Zebra yang digelar Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana di Terminal Negara, bekerja sama dengan Dinas Perhubungan Kabupaten Jembrana serta petugas kesehatan Polres Jembrana, menjaring puluhan kendaraan angkutan penumpang dan barang, Senin (24/11/2025).
Sejumlah kendaraan ditemukan tidak memenuhi kelengkapan administrasi maupun persyaratan teknis.
Puluhan kendaraan tersebut memiliki izin trayek dan buku KIR yang sudah mati.
Selain itu, beberapa kendaraan juga ditemukan mengalami kerusakan seperti lampu belakang tidak berfungsi sehingga mendapatkan teguran lisan dari petugas di lapangan.
Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, mengatakan pemeriksaan tersebut tidak hanya berlangsung dalam rangka Operasi Zebra, namun juga sebagai langkah persiapan menyambut masa libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Menurutnya, pada periode Nataru volume kendaraan dipastikan meningkat sehingga diperlukan kendaraan angkutan yang laik jalan dan memiliki alat keselamatan memadai untuk meminimalkan risiko kecelakaan.
“Pemeriksaan ini kami lakukan untuk memastikan semua angkutan umum dalam kondisi aman. Jelang Nataru, arus kendaraan akan meningkat sehingga kendaraan harus benar-benar siap dan memenuhi standar keselamatan,” ujarnya.
Aldri juga mengimbau para pemilik angkutan penumpang dan barang untuk selalu menjaga kondisi kendaraan dan melengkapi seluruh alat keselamatan demi kelancaran perjalanan serta menghindari kecelakaan di jalan raya.
Selama sepekan pelaksanaan Operasi Zebra di Kabupaten Jembrana, Satuan Lalu Lintas Polres Jembrana menjaring 363 pelanggar lalu lintas.
Dari jumlah tersebut, 359 pelanggar diberikan teguran lisan dan tertulis, sementara 4 pelanggar terjaring melalui tilang elektronik (ETLE). (*)
Editor : I Made Mertawan