Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

PKN Gelar Workshop Nasional di Bali, Matangkan Konsolidasi Menuju Pemilu 2029

I Gede Paramasutha • Kamis, 27 November 2025 | 20:24 WIB

Workshop Nasional Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi se-Indonesia yang digelar Partai Kebangkitan Nusantara di Bali.
Workshop Nasional Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi se-Indonesia yang digelar Partai Kebangkitan Nusantara di Bali.

BALIEXPRESS.ID– Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) kembali menegaskan komitmennya dalam membangun kapasitas kader dan memperkuat konsolidasi politik jelang Pemilu 2029.

 

Melalui Workshop Nasional Anggota DPRD Kabupaten/Kota dan Provinsi se-Indonesia, PKN mengumpulkan para legislatornya dalam sebuah pertemuan besar yang berlangsung pada 26–28 November 2025 di Four Stars Hotel by Trans, Renon, Denpasar.

 

Agenda ini dibuka langsung oleh Ketua Umum Anas Urbaningrum. Hadir pula jajaran elite nasional PKN, termasuk Ketua Majelis Agung Gede Pasek Suardika, Sekjen Sri Mulyono, serta perwakilan sayap dan lembaga pendukung partai.

 Baca Juga: Sambut HUT KORPRI ke-54 dan HUT PGRI ke-80, Pemkab Jembrana Salurkan Santunan Rp207 Juta dan Parsel Rawat Inap

Dari Bali, Ketua Pimda PKN Putu Indra Mandhala Putra bersama pengurus kabupaten/kota turut menyambut kedatangan para peserta. Total hampir 60 anggota DPRD dari berbagai provinsi menghadiri kegiatan ini.

 

Kegiatan ini menjadi langkah strategis bagi PKN untuk meningkatkan kualitas kerja legislator sekaligus memperkokoh struktur partai di seluruh tanah air. Meski terhitung sebagai salah satu partai politik termuda yang baru dideklarasikan pada 28 Oktober 2021 dan memperoleh badan hukum pada 7 Januari 2022, PKN menunjukkan perkembangan organisasi yang cepat, termasuk lolos verifikasi sebagai peserta Pemilu 2024 dalam waktu singkat.

 

Workshop tingkat nasional ini menjadi bagian dari upaya jangka panjang PKN agar lebih siap dan solid menghadapi kontestasi politik 2029. Beragam pemateri kredibel dari kementerian, lembaga negara, hingga akademisi dihadirkan untuk memperkuat pemahaman pengawasan dan tata kelola pemerintahan bagi kader yang duduk di lembaga legislatif.

 

Dalam sambutan selamat datang, Putu Indra menyampaikan bahwa meski PKN Bali belum memiliki wakil di parlemen, pelaksanaan workshop di Pulau Dewata memberi suntikan semangat baru. “Mari kita merajut kekuatan menuju kejayaan PKN di seluruh Nusantara. Di Bali memang kami belum memiliki anggota legislatif, tapi dengan workshop ini dilaksanakan di Bali, tentu membawa spirit bagi kami untuk bisa masuk dalam lembaga legislatif pada pemilu mendatang,” ujarnya.

 Baca Juga: Bupati Jembrana Sidak ke RSU Negara, Tegaskan Peningkatan Disiplin Dokter dan Kualitas Pelayanan

Usai sambutan, Anas Urbaningrum secara resmi membuka workshop dengan pemukulan gong, didampingi jajaran pimpinan pusat dan Pimda PKN Bali. Dalam pidatonya, Anas menyampaikan soal filosofi yang ia maknai dari kata “BALI”, yakni Berani, Aksi, Lanjutkan Inisiatif. Ia menyebut spirit itu sejalan dengan arah perjuangan PKN dalam membangun partai yang adaptif dan modern.

 

Ia juga mengatakan bahwa lokasi kegiatan di Four Stars Hotel sebagai simbol perjalanan empat tahun usia PKN sejak kelahirannya. Empat tahun bukan waktu yang panjang, tapi cukup untuk menunjukkan bahwa mereka siap menjadi bintang politik pada 2029.

 

Anas mengingatkan bahwa sebagai partai muda, PKN justru memiliki keuntungan untuk membangun sistem yang relevan bagi Indonesia masa depan. “Partai PKN adalah partai sangat muda, jangan berkecil hati. Justru karena muda ada kesempatan bagi kita untuk membangun partai yang relevan dengan tantangan Nusantara ke depan. Tantangan dan pekerjaan yang berat kedepan harus dimaknai sebagai tantangan bagi kita semua untuk mengisi lembaga lembaga legislatif sampai ke Senayan," tandasnya.

 

Berbekal Materi Strategis "Pengawasan, Tata Kelola, dan Peningkatan Kinerja DPRD" Workshop ini mengusung tema “Optimalisasi Peran dan Fungsi Pengawasan Anggota DPRD” dengan materi yang disusun untuk memperkuat kualitas pengawasan legislator. Di antaranya, "Implementasi Fungsi DPRD dalam Penyelenggaraan dan Pengawasan Pemerintahan Daerah" yang disampaikan perwakilan Kemendagri, fokus pada efektivitas kerja DPRD yang akuntabel.

 Baca Juga: Gerakan Pangan Murah Digelar di Jembrana, Harga Bahan Pokok Lebih Murah Jelang Hari Raya Kuningan

Lalu, "Pencegahan Korupsi dan Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan Daerah yang dipaparkan oleh Ombudsman RI", mendorong peningkatan integritas lembaga legislatif. Kemudian, "Konsep Pengawasan Legislatif dalam Trias Politika" oleh Prof. Dr. Yohanes Usfunan, membahas peran DPRD dalam menyeimbangkan kekuasaan eksekutif.

 

Materi "Politik Tata Kelola Aspirasi Masyarakat" yang disampaikan Laksamana Sukardi, menekankan penyusunan kebijakan berdasarkan kebutuhan publik. "Teknis Pengelolaan Reses yang Berkualitas" dibawakan Gede Pasek Suardika, dengan fokus pada metode reses yang lebih efektif dan berdampak nyata.

 

Dengan pelaksanaan workshop ini, PKN berharap para anggota legislatifnya memiliki bekal yang lebih kuat dalam bekerja, sekaligus mendukung konsolidasi partai menuju pertarungan politik 2029. (ges)

Editor : Wiwin Meliana
#pkn #pemilu 2029 #Workshop