Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bandara Ngurah Rai Tambah 14 Rute Baru, Akses Penerbangan ke Bali Kian Luas Sepanjang 2025

Rika Riyanti • Kamis, 27 November 2025 | 20:55 WIB

RUTE: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhasil menghadirkan 14 rute baru yang dioperasikan oleh 10 maskapai berbeda
RUTE: Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhasil menghadirkan 14 rute baru yang dioperasikan oleh 10 maskapai berbeda

 

 

BALIEXPRESS.ID — Konektivitas udara menuju dan dari Pulau Bali semakin meningkat sepanjang Januari–Oktober 2025.

Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai berhasil menghadirkan 14 rute baru yang dioperasikan oleh 10 maskapai berbeda.

Sejumlah rute tersebut merupakan layanan perdana menuju Bali sekaligus perluasan jaringan maskapai yang sebelumnya telah beroperasi di bandara ini.

Dari total penambahan tersebut, 13 merupakan rute internasional. Trans Nusa membuka tiga rute ke Perth, Guangzhou, dan Singapura.

Baca Juga: Cok Ace Satu-satunya Pendaftar Calon Ketua PHRI BPD Bali Periode 2025–2030

Indonesia Air Asia meluncurkan penerbangan menuju Darwin dan Adelaide.

Sementara maskapai asal India, IndiGo, kini menghubungkan Mumbai dan New Delhi dengan Bali.

Saudia Airlines menghadirkan rute Singapura, Thai Lion Air menambah Don Mueang, dan Jetstar Airways membuka penerbangan baru dari Newcastle, Australia.

Selain itu, Sichuan Air melayani penerbangan ke Sichuan, T’Way Air membuka rute Cheongju, dan Vietnam Airlines menyediakan layanan dari Saigon.

Baca Juga: Bupati Jembrana Sidak ke RSU Negara, Tegaskan Peningkatan Disiplin Dokter dan Kualitas Pelayanan

Satu rute domestik terbaru dilayani Super Air Jet yang kini terhubung langsung dengan Manado.

Empat dari rute internasional yang mulai beroperasi tahun ini merupakan layanan perdana untuk Bandara I Gusti Ngurah Rai, yakni Sichuan, Cheongju, Mumbai, dan Newcastle.

Kehadiran rute-rute baru ini semakin memperluas konektivitas wisatawan mancanegara dan masyarakat Indonesia yang bepergian melalui Bali.

Selain rute baru, tiga maskapai tercatat pertama kali beroperasi secara reguler di Bali pada tahun 2025, yaitu Saudia Airlines, Sichuan Airlines, dan T’way Air.

Pelaksana Harian (PH) General Manager Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Ibnu Solikin, menyebut perkembangan ini merupakan hasil kolaborasi seluruh pihak terkait.

“Kami bersama stakeholder terkait terus bersinergi untuk memperluas jaringan penerbangan secara strategis. Selain menyasar penguatan rute melalui penambahan frekuensi, kami juga berupaya untuk membuka rute-rute baru yang melayani penerbangan langsung ke Bandara I Gusti Ngurah Rai,” ujar Ibnu.

Baca Juga: Kisah Made Kranca dan Gong Legendaris 1915

Ia menyampaikan peningkatan konektivitas juga menunjukkan kondisi pariwisata Bali yang terus menguat.

“Dengan semakin terkoneksinya Bandara I Gusti Ngurah Rai dengan kota-kota besar di dunia merupakan sinyal positif bahwa demand wisatawan untuk berlibur ke Bali sangat tinggi dan Pulau Dewata masih menjadi destinasi favorit. Hal ini dapat terlihat dari pertumbuhan trafik penumpang internasional sampai Oktober 2025 mencapai 12,8 juta penumpang mengalami peningkatan yang cukup baik, yakni 9 persen,” terangnya.

Ibnu menegaskan pihaknya terus mendorong terobosan dalam pengembangan jaringan dan layanan bandara agar mampu menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

“Bandara I Gusti Ngurah Rai berkomitmen untuk memberikan kotribusi positif pada sektor aviasi dan pariwisata dengan memperluas jaringan konektivitas Pulau Bali ke berbagai destinasi dalam negeri maupun mancanegara. Dengan dukungan seluruh pihak, kami optimistis dapat menjaga momentum pertumbuhan dan memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pengguna jasa,” pungkasnya.

Baca Juga: BRI Raih Penghargaan dari Kementerian IMIPAS, Bukti Komitmen Kuat Dukung Transformasi Layanan Publik

Sepanjang 2025 hingga Oktober, Bandara I Gusti Ngurah Rai melayani total 57 rute penerbangan — terdiri dari 36 rute domestik dan 21 internasional — dengan dukungan 50 maskapai.

Pada periode tersebut, jumlah penumpang yang dilayani mencapai 20,32 juta penumpang atau rata-rata 67 ribu orang per hari.(***)

Editor : Rika Riyanti
#bali #Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai #rute #maskapai