Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Fakultas Dharma Duta Institut Mpu Kuturan Berdayakan Desa Kuwum Lewat PkM Smart Culture Village

I Putu Mardika • Jumat, 28 November 2025 | 15:49 WIB

Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Dharma Duta Institut Mpu Kuturan di Desa Kuwum, pada Senin (24/11) s/d Rabu (26/11)
Pengabdian kepada Masyarakat Fakultas Dharma Duta Institut Mpu Kuturan di Desa Kuwum, pada Senin (24/11) s/d Rabu (26/11)
BALIEXPRESS.ID-Fakultas Dharma Duta Institut Agama Hindu Negeri (IAHN) Mpu Kuturan Singaraja melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) di Desa Kuwum, Kecamatan Marga, Kabupaten Tabanan. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, dari Senin (24/11) hingga Rabu (26/11), dengan melibatkan empat program studi (Prodi) di bawah Fakultas Dharma Duta.

Keempat prodi tersebut adalah Prodi Ilmu Komunikasi Hindu, Prodi Pariwisata Budaya dan Keagamaan, Prodi Manajemen Ekonomi, dan Prodi Penerangan Agama Hindu.

Ketua Panitia PkM, Putu Agus Gandi Griastana, S.E., M.M., menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk sinergi lintas keilmuan yang sejalan dengan konsep Smart Culture Village.

Konsep ini mengedepankan pemanfaatan teknologi, pengelolaan budaya, penguatan nilai spiritual, serta pemberdayaan ekonomi lokal sebagai fondasi pembangunan desa berkelanjutan.

Ia menjelaskan bahwa Desa Kuwum dipilih karena memiliki potensi pertanian kakao yang besar namun belum dikelola secara optimal.

“Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan masyarakat kian meningkatkan nilai tambah dari kakao yang dihasilkan, sehingga meningkatkan pendapatan dari sisi ekonomi. Kedepan, harapannya muncul pengolahan maupun wisata berbasis kakao” ujarnya.

Melalui pendekatan ekowisata kakao, desa dinilai memiliki peluang mengembangkan wisata edukatif yang memadukan potensi alam, budaya, dan kearifan lokal.

Gandi menambahkan, tak hanya menyasar dari sisi ekonomi, pengabdian ini juga berfokus pada pemetaan daya tarik wisata, penyusunan alur cacao tour, serta pengembangan storytelling berbasis budaya, yang dilakukan oleh Prodi Pariwisata Budaya dan Keagamaan.

Sementara Prodi Manajemen Ekonomi memberikan pendampingan bagi BUMDes dan koperasi, termasuk manajemen usaha ekowisata dan pengembangan ekonomi kreatif berbasis kakao.

Kontribusi Prodi Ilmu Komunikasi Hindu diarahkan pada digitalisasi desa, pengelolaan media, dan strategi promosi wisata berbasis teknologi.

Sedangkan Prodi Penerangan Agama Hindu memperkuat aspek ekoteologi Hindu, etika lingkungan, dan penerapan Tri Hita Karana dalam pengelolaan alam serta destinasi wisata.

Dengan pendekatan interdisipliner tersebut, PkM tidak hanya menyasar aspek ekonomi, tetapi juga integrasi nilai spiritual, teknologi digital, dan pelestarian budaya sebagai identitas Desa Kuwum.

“Melalui pelaksanaan PKM ini, Jurusan Dharma Duta IAHN Mpu Kuturan Singaraja diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas masyarakat, memperkuat kelembagaan desa, serta mewujudkan Desa Kuwum sebagai Smart Culture Village yang mandiri, berdaya saing, dan berkelanjutan,” kata Gandi.

Perbekel Kuwum, I Putu Yoga Andika, S.T., menyampaikan apresiasinya kepada tim Fakultas Dharma Duta yang telah berbagi pengetahuan dan pendampingan.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memperkuat ekonomi, budaya, dan lingkungan Desa Kuwum menuju Smart Culture Village yang berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa program ini diharapkan dapat mempererat kolaborasi antara institusi pendidikan, pemerintah desa, dan masyarakat, sekaligus memperkokoh fondasi bagi terwujudnya desa yang cerdas, berdaya saing, serta berlandaskan nilai spiritual dan ekologis.

Selama kegiatan, masyarakat menerima edukasi sesuai bidang keilmuan masing-masing prodi. Prodi Manajemen Ekonomi memberikan materi tentang pengembangan ekowisata kakao, pemberdayaan ekonomi desa, penguatan teknologi digital, dan implementasi ekoteologi.

Prodi Pariwisata Budaya dan Keagamaan menyampaikan tema Komunikasi Digital Berbasis Kearifan Lokal dalam Mewujudkan Smart Culture Village Desa Kuwum.

Prodi Ilmu Komunikasi Hindu melatih peserta membuat konten digital yang menghormati kearifan lokal, termasuk produksi video pendek dan pengelolaan media sosial desa.

Sementara sesi terakhir oleh Prodi Penerangan Agama Hindu memberikan pelatihan Sasana Kepemangkuan dalam Perspektif Ekoteologi Tri Hita Karana yang menekankan harmonisasi Parahyangan, Pawongan, dan Palemahan. (dik)

 

Editor : I Putu Mardika
#Prodi Pariwisata Budaya dan Keagamaan #IAHN Mpu Kuturan #Prodi Manajemen Ekonomi #Prodi Penerangan Agama Hindu #Fakultas Dharma Duta #Prodi Ilmu Komunikasi Hindu #Smart Culture Village