Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gianyar–Osaki Perkuat Kolaborasi Pengelolaan Sampah, Kerja Sama Internasional Mantapkan Upaya Lingkungan Berkelanjutan

Putu Agus Adegrantika • Jumat, 28 November 2025 | 20:51 WIB

KERJASAMA : Pemerintah Kabupaten Gianyar perkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Osaki, Prefektur Kagoshima, Jepang.
KERJASAMA : Pemerintah Kabupaten Gianyar perkuat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Osaki, Prefektur Kagoshima, Jepang.

BALIEXPRESS.ID– Upaya peningkatan kualitas pengelolaan sampah di Kabupaten Gianyar mendapatkan angin segar melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Kota Osaki, Prefektur Kagoshima, Jepang. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara kedua pemerintah daerah pada Kamis (27/11) di Ruang Kerja Bupati Gianyar.

Penandatanganan LoI menjadi langkah awal menuju MoU yang akan merinci bentuk pendampingan teknis, peningkatan kapasitas SDM, serta penguatan strategi lingkungan hidup. Kesepakatan ini menandai babak baru hubungan kerja sama Gianyar–Osaki yang sebelumnya telah terjalin lewat berbagai program persampahan tingkat lokal.

Wakil Bupati Gianyar Anak Agung Gde Mayun, dalam pertemuan itu, memaparkan kondisi pengelolaan sampah di daerahnya. Gianyar saat ini memiliki TPA Temesi seluas 6,5 hektare, 46 TPS3R, serta armada pendukung pengangkutan sampah seperti alat berat, truk amrol, dump truck, dan kendaraan operasional milik desa.

Wabup Agung Mayun menaruh harapan besar terhadap kerja sama ini.“Semoga kerja sama ini memberikan manfaat nyata dalam peningkatan kualitas pengelolaan sampah di Gianyar,” ujarnya.

Baca Juga: Polres Gianyar Serap Aspirasi Pelaku Pariwisata Lewat “Jumat Curhat”

Dari pihak Jepang, Walikota Osaki Yasuhiro Higashi menyampaikan apresiasi dan antusiasmenya. Ia menegaskan bahwa Osaki telah lama bekerja sama dengan Indonesia, termasuk melalui program Grassroots JIK sejak 2012, yang telah mendorong peningkatan signifikan dalam pemilahan dan pengolahan sampah di sejumlah daerah, termasuk Gianyar.

“Sejak tahun 2012 Kota Osaki telah bekerja sama dengan Indonesia dalam pengolahan dan pemilahan sampah,” ungkap Higashi.
Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini tidak hanya untuk manajemen sampah, tetapi juga sebagai strategi global pengurangan emisi karbon dan penguatan lingkungan berkelanjutan.

Tak hanya penandatanganan LoI, kehangatan hubungan kedua daerah juga terlihat dari rangkaian kunjungan Walikota Osaka—Yasuhiro Higashi—ke sejumlah titik pengelolaan sampah di Gianyar pada hari yang sama. Pagi harinya, rombongan Osaka mengunjungi TPS3R Jalan Selukat, Banjar Delod Peken, Desa Keramas, sebuah lokasi yang menjadi salah satu contoh keberhasilan pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah berbasis desa. *

Editor : Putu Agus Adegrantika