BALIEXPRESS.ID — Kasus batuk pilek berulang pada anak semakin sering terjadi, terutama di tengah cuaca yang tidak menentu seperti saat ini. Namun, orang tua diminta untuk lebih waspada karena gejala yang tampak ringan bisa jadi merupakan tanda infeksi virus influenza, salah satu penyakit yang kini mengalami lonjakan cukup mengkhawatirkan.
Hal ini disampaikan oleh dr. Ida Ayu Agung Wijayanti, Sp.A, dokter spesialis anak dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Warmadewa.
Menurutnya, Kementerian Kesehatan RI mencatat peningkatan kasus Influenza A hingga 38% secara nasional. Lonjakan ini terjadi akibat tingginya mobilitas masyarakat dan perubahan cuaca ekstrem yang membuat virus lebih cepat bermutasi serta lebih mudah menular.
Anak Usia di Bawah 5 Tahun Paling Berisiko
Ida Ayu menjelaskan bahwa influenza adalah infeksi saluran napas yang sangat mudah menular. Semua orang bisa terinfeksi, namun anak-anak di bawah usia lima tahun menjadi kelompok paling rentan.
Gejala biasanya muncul dua hari setelah terpapar, dengan tanda-tanda seperti:
Demam tinggi
Batuk lebih parah dari batuk pilek biasa
Pilek
Nyeri kepala & nyeri otot
Nyeri menelan
Tubuh lemas
"Walau sebagian besar anak bisa pulih dalam waktu sekitar satu minggu, tidak jarang influenza menimbulkan komplikasi serius seperti infeksi paru-paru hingga kematian, terutama pada kelompok risiko tinggi," jelasnya.
Kapan Anak Harus Dibawa ke Dokter?
Orang tua diminta segera membawa anak ke fasilitas kesehatan bila muncul gejala berat, seperti:
Demam tinggi berkepanjangan
Sesak napas
Anak tampak sangat lemas
Tidak mau makan/minum
Sementara untuk gejala ringan, anak dapat diberikan obat sesuai keluhan, cukup istirahat, memperbanyak minum air putih, serta dijauhkan dari kontak dekat dengan orang lain untuk mencegah penularan.
Baca Juga: RDP Bersama Komisi II DPR RI, Menteri Nusron Sampaikan Penanganan Sengketa Capai 99,45%
Vaksin Influenza: Aman, Efektif, dan Perlu Diulang Setiap Tahun
Ida Ayu menegaskan bahwa vaksinasi adalah perlindungan terbaik untuk mencegah influenza.
“Vaksin influenza aman dan efektif. Kekebalan tubuh dari vaksin bisa menurun seiring waktu, sehingga vaksin influenza untuk anak dianjurkan diberikan sejak usia 6 bulan dan diulang setiap tahun,” ujarnya.
Melihat tren peningkatan kasus, ia mengimbau orang tua untuk tidak menyepelekan batuk pilek berulang pada anak.
“Segera periksakan anak apabila gejala menunjukkan kecurigaan influenza. Pencegahan lebih baik daripada mengobati,” tegasnya.
Editor : Wiwin Meliana