Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dikira Sampah Kayu, Mayat Wanita Tanpa Identitas Ditemukan di Ombak Pantai Kuta, Begini Ciri-Cirinya

I Gede Paramasutha • Rabu, 3 Desember 2025 | 17:32 WIB
Petugas mengevakuasi jenazah wanita tanpa identitas di perairan Pantai Kuta. (Bali Express/Istimewa)
Petugas mengevakuasi jenazah wanita tanpa identitas di perairan Pantai Kuta. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Wisatawan yang berkunjung ke Pantai Kuta, Badung, dibuat geger pada Selasa (2/12), pukul 13.15 WITA. Di tengah hiruk pikuk aktivitas, sesosok mayat wanita mencuat dari tengah ombak.

Kasi Humas Polresta Denpasar Kompol I Ketut Sukadi membenarkan penemuan mayat wanita yang belum diketahui identitasnya itu.

Korban pertama kali dilihat oleh dua orang petugas Balawista Badung bernama I Made Mardika, 30, dan I Made Mardiasa, 38, dan warga negara asing (WNA) yang sedang bermain selancar.

Awalnya, Mardika dan Mardiasa melakukan tugas jaga siang menggantikan temannya di Pos Pantau Balawista Pantai Kuta. Lalu, mereka melihat sesuatu di tengah ombak.

"Para saksi mengira sesuatu yang dilihat sebagai sampah kayu," ujar Sukadi, Rabu (3/12).

Saat itu pula, seorang tamu orang asing (Tidak diketahui namanya) yang sedang bermain selancar, melambai-lambaikan tangan seperti meminta tolong.

Sehingga, kedua saksi mengambil papan rescue (Papan penyelamat) untuk berenang ketengah, guna menolong/mendekati WNA itu.

Ketika sudah dekat, barulah petugas asal Desa Lebih, Gianyar dan Kedisan, Bangli tersebut melihat ada mayat yang mengapung.

Ciri-ciri korban menggunakan gaun tanpa lengan menutupi setinggi paha, berwarna hitam, tidak bermotif, menggunakan celana pendek berwarna hitam.

"Mrs X tersebut juga perhiasan, berupa sepasang anting berbentuk oval warna putih, dan pada leher terdapat satu buah kalung berwarna putih dan berisi liontin berbentuk hati berwana putih," tuturnya.

Berikutnya petugas memindahkan korban ke atas papan rescue dan dibawa ke pinggir pantai.

Mereka lantas menelpon ambulance Balawista Badung. Mardiasa juga mengambil mantel dan handuk untuk menutupi wajah korban.

Pihak kepolisian yang menerima informasi temuan ini pun mendatangi TKP dan meminta keterangan saksi-saksi.

Berselang 10 menit kemudian, ambulance datang dan jenazah dibawa ke Rumah Sakit Prof. I.N.G.N. Ngoerah Denpasar.

Unit Ident Polresta Denpasar melakukan Identifikasi dan pengambilan sidik jari korban di kamar jenazah.

Aparat juga mengajukan permohonan Visum Et Revertum terhadap Mrs X.

"Kepolisian juga melakukan penyelidikan dan penyisiran disekitar TKP untuk mendapatkan petunjuk terkait identitas korban," pungkasnya.(*)

Editor : I Gede Paramasutha
#wanita #pantai kuta #mayat