Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Hingga Triwulan III 2025, Perusahaan Pembiayaan Catat Pertumbuhan Hingga 5 Persen (yoy)

IGA Kusuma Yoni • Kamis, 4 Desember 2025 | 00:24 WIB

Hingga akhir periode triwulan III tahun 2025, Perusahaan pembiayaan di Bali mencatat pertumbuhan hingga 5 persen
Hingga akhir periode triwulan III tahun 2025, Perusahaan pembiayaan di Bali mencatat pertumbuhan hingga 5 persen

BALIEXPRESS.ID- Meski pertumbuhan ekonomi nasional selama tahun 2025 belum maksimal, namun kinerja Perusahaan pembiaan di Bali tercatat menunjukan kinerja positif.
Hingga akhir periode triwulan III tahun 2025, Perusahaan pembiayaan di Bali mencatat pertumbuhan hingga 5 persen jika dibandingkan dengan tahun 2024 lalu.

Baca Juga: Pohon Tumbang Di DTW Alas Pala Sangeh Sisakan Duka Mendalam, Sebabkan Satu Korban Jiwa
Salah satunya adalah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk, dari data yang dipublikasikan, hingga September 2025, Perusahaan pembiayaan ini untuk wilayah Bali Nusa Tenggara mencatat pertumbuhan hingga 5 persen.
Regional Executive Officer Wilayah Bali- Nusa Tenggara Adira Finance, Anak Agung Gede Sasmatra Putra, menjelaskan untuk wilayah Bali Nusa Tenggara, total nilai pembiayaan yang dibukukan mencapai Rp 1,7 Triliun.

Baca Juga: Banteng Bali Incar Kembali Juara di Soekarno Cup II, Gung Bram: Semua Tim Terbaik
“Untuk segmen pembiayaan di wilayah Bali Nusa Tenggara, kami mampu berkontribusi sebesar 6 persen dari total pembiayaan nasional, atau sekitar Rp 1,7 triliun,” jelasnya.
Untuk jenis pembiyaannya sendiri, Sasmatra menyebutkan jika segmen otomotif berkontribusi hingga 81 persen dari total pendapatan, sedangkan 19 persennya dari segmen pembiayaan lainnya.
Dengan kinerja positif wilayah Bali Nusa Tenggara ini, PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk meresmikan Grha Adira yang berlokasi di Denpasar.

Baca Juga: PHRI Bali Soroti Ledakan Akomodasi Ilegal, Koster Siapkan Kajian untuk Hentikan Operasional Airbnb
Dengan adanya Gedung baru ini diharapkan koordinasi operasional semakin kuat sekaligus memperkuat kehadiran perusahaan di wilayah dengan potensi pertumbuhan yang tinggi.
Direktur Utama Adira Finance, Dewa Made Susila menyebutkan pperesmian Grha Adira menjadi penguatan strategi operasional bagi Adira Finance.
“Kehadiran kantor area ini untuk memperkuat ekosistem layanan, meningkatkan kualitas operasional, serta memperluas jangkauan pembiayaan di wilayah dengan potensi pertumbuhan yang besar seperti Bali Nusra,” ungkapnya.

Baca Juga: BT Sebut Jadi Pihak Dirugikan, Pledoi Bongkar Dugaan Kriminalisasi dalam Sengketa Properti
Terkait ekspansi yang dilakukan Adira Finance, yang hingga Oktober 2025 memiliki total 851 jaringan usaha, 36 jaringan usaha berada di wilayah Bali- Nusa Tenggara (BNT). (gek)

Editor : Wiwin Meliana
#bali #pembiayaan #perusahaan