Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pendekatan Secara Keagamaan, Disdik dan Kemenag Gianyar Kolaborasi Terkait Perlindungan Anak

Putu Agus Adegrantika • Kamis, 4 Desember 2025 | 02:45 WIB

 

KERJASAMA : Penandatanganan kerjasama Kemenag Gianyar dengan Disdik Gianyar.
KERJASAMA : Penandatanganan kerjasama Kemenag Gianyar dengan Disdik Gianyar.

BALIEXPRESS.ID - Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gianyar bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar resmi menandatangani Perjanjian Kerjasama terkait Perlindungan Anak melalui Program PARAMITA (Pelayanan Ramah Mentalitas Anak), Senin (1/12) bertempat di Aula Kantor Kemenag Gianyar.

Penandatanganan ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor demi meningkatkan kualitas pendidikan serta perlindungan anak di Kabupaten Gianyar.

Program PARAMITA yang diusung Kemenag Gianyar berfokus pada pendekatan ramah anak, memberikan perhatian khusus pada kesehatan mental peserta didik, serta menyediakan pendampingan yang mampu membentuk karakter positif. Pendekatan ini diharapkan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi dunia pendidikan, khususnya yang berkaitan dengan masalah psikologis dan perilaku anak.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Gianyar, I Gusti Ngurah Agung Wardhita, dalam sambutannya menegaskan bahwa kesepakatan ini menjadi penguatan atas komitmen bersama dalam menghadirkan layanan pendidikan yang aman dan suportif. Ia menilai bahwa sinergi antara lembaga pendidikan dan lembaga keagamaan merupakan kunci penting dalam mewujudkan ekosistem belajar yang lebih sehat dan berkualitas.

Sementara Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Gianyar, I Wayan Mawa, turut memberikan apresiasi atas terobosan Kemenag Gianyar dalam merumuskan program pencegahan perundungan. Ia menyebutkan bahwa upaya ini sangat relevan dengan kebutuhan satuan pendidikan saat ini, terutama dalam menciptakan lingkungan belajar yang nyaman, bebas dari kekerasan, serta berkelanjutan bagi peserta didik.

Lebih jauh, I Wayan Mawa menegaskan bahwa kerjasama ini merupakan langkah besar dalam memastikan bahwa setiap anak mendapatkan hak yang sama untuk merasa aman, dihargai, dan didukung selama proses belajar. “Dengan hadirnya PARAMITA, ia optimistis kualitas pendidikan di Gianyar akan semakin meningkat secara menyeluruh,” paparnya.

Melalui penandatanganan kerjasama ini, baik Kemenag maupun Dinas Pendidikan Gianyar berharap dapat semakin memperkuat sinergi dalam mewujudkan layanan pendidikan yang inklusif, humanis, dan berdaya saing. “Kerjasama ini juga menjadi komitmen bersama untuk menghadirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga matang secara mental dan memiliki karakter yang kuat untuk menghadapi masa depan,” pungkasnya. *

Editor : Putu Agus Adegrantika