Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Peringatan Hakordia 2025 di Gianyar, Pemerintah Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi Pengelolaan Hibah

Putu Agus Adegrantika • Sabtu, 6 Desember 2025 | 03:28 WIB
KORUPSI : Talk Show bertema “Satukan Aksi, Cegah Korupsi Pengelolaan Hibah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar” di Balai Budaya Gianyar, Jumat (5/12)
KORUPSI : Talk Show bertema “Satukan Aksi, Cegah Korupsi Pengelolaan Hibah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar” di Balai Budaya Gianyar, Jumat (5/12)

BALIEXPRESS. ID- Pemerintah Kabupaten Gianyar menggelar peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 melalui kegiatan Talk Show bertema “Satukan Aksi, Cegah Korupsi Pengelolaan Hibah di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Gianyar” di Balai Budaya Gianyar, Jumat (5/12). Acara ini menjadi momentum penting bagi Gianyar untuk menegaskan kembali komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan berintegritas.

Wakil Bupati Gianyar, Anak Agung Gde Mayun, dalam sambutannya menegaskan bahwa Hakordia bukan sekadar agenda seremonial tahunan, tetapi sebuah panggilan moral untuk memperkuat integritas di seluruh lini. “Hakordia menjadi pengingat bahwa korupsi masih menjadi tantangan serius yang merusak sendi pembangunan dan menurunkan kepercayaan publik,” tegasnya.

Wabup Agung Mayun menekankan bahwa upaya pemberantasan korupsi merupakan tanggung jawab kolektif, tidak hanya pemerintah atau penegak hukum. Karena itu, ia meminta semua pihak menjaga integritas, menolak penyimpangan, dan memperkuat budaya antikorupsi. Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan hibah secara tertib, tepat sasaran, dan transparan. “Hibah adalah bagian dari keuangan negara yang wajib dikelola dengan penuh tanggung jawab. Kepada penerima hibah, patuhi mekanisme, laporkan dengan tepat waktu, dan jaga integritas agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” serunya.

Pemerintah Kabupaten Gianyar, lanjut Wabup, terus memperkuat langkah pencegahan korupsi melalui pemenuhan MCSP KPK, pelaksanaan Survei Penilaian Integritas (SPI), penguatan peran penyuluh antikorupsi, penerbitan berbagai regulasi strategis, serta membangun sinergi dengan APH, DPRD, dan pemerintah desa. Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menjaga budaya antikorupsi tetap hidup di Gianyar.

Sementara itu, Inspektur Kabupaten Gianyar Ni Putu Darmiyanti menambahkan bahwa peringatan Hakordia tahun ini bertujuan meningkatkan pemahaman tentang mekanisme dan kewajiban dalam pengelolaan dana hibah sekaligus mendorong peran aktif masyarakat. Darmiyanti juga memaparkan sejumlah rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan, mulai dari pemasangan spanduk edukasi, penyuluhan antikorupsi kepada perangkat daerah dan penerima hibah, senam integritas, hingga Talk Show yang diikuti sekitar 370 peserta terdiri dari Forkopimda, kepala perangkat daerah, penerima hibah, pemenang Lomba Vipen Disdik, serta seluruh APIP.

Pada sesi Talk Show, panitia menghadirkan narasumber dari Kejaksaan Negeri Gianyar dan Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Gianyar yang memaparkan tata kelola penerimaan hibah beserta pertanggungjawabannya. Para peserta memperoleh pemahaman komprehensif mengenai proses, prosedur, serta potensi risiko yang harus dicegah. *

Editor : Putu Agus Adegrantika