Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Coca-Cola Gandeng Grab & Mitra Strategis, Recycle Me Kini Hadir di Bali, Tukar 12 Botol PET Bisa Dapat Saldo

Wiwin Meliana • Sabtu, 6 Desember 2025 | 13:59 WIB

Peluncuran program Recycle Me dari Coca Cola dan Mitra Strategis
Peluncuran program Recycle Me dari Coca Cola dan Mitra Strategis

BALIEXPRESS.ID-Coca Cola Indonesia bersama mitra strategis kembali meluncurkan program Recycle Me 2025, sebuah inisiatif keberlanjutan yang telah berjalan sejak 2020.

 

Program daur ulang botol plastik PET dari Coca-Cola Indonesia kembali hadir di tahun kelima pelaksanaannya, bekerja sama dengan para mitra, Grab, super app terkemuka di Asia Tenggara, fasilitas daur ulang Amandina Bumi Nusantara, serta organisasi nirlaba Yayasan Mahija Parahita Nusantara, dan BenihBaik.com.

 

Kali ini program Recycle Me hadir di Bali bekerjasama dengan TPST-3R Desa Adat Seminyak, Bali.

 Baca Juga: Harga Cabai Rawit Merah Merangkak, Pedagang Pasar Kidul Bangli Tak Berani Menyetok Banyak

Program ini memberikan apresiasi kepada konsumen yang telah mendaur ulang botol plastik, dan Coca-Cola Indonesia menyumbangkan Rp1.000 untuk setiap botol yang terkumpul guna mendukung para pahlawan daur ulang (pemulung) melalui BenihBaik.com dan Yayasan Mahija Parahita Nusantara. Konsumen di Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, Bandung, Semarang dan Bali (Badung), untuk dapat mendaur ulang dengan minimal 12 botol PET kosong dari produk Coca-Cola apa pun untuk ditukarkan dengan saldo OVO selama periode program (27 November 2025 – 27 Februari 2026). Sebanyak 23.000 peserta pertama juga berkesempatan mendapatkan subsidi biaya kirim dan bonus saldo OVO. Untuk mengikuti program ini, konsumen cukup mendaftar melalui situs resmi RECYCLE ME, mengirimkan botol bekas ke pusat pengumpulan Mahija melalui GrabExpress, dan memperoleh insentif apresiasi sambil memberikan dampak positif bagi lingkungan.

 

Di tahun 2025, program ini memperluas cakupannya melalui kemitraan dengan Yayasan Mahija Parahita Nusantara dan BenihBaik.com. Kolaborasi ini memberikan dukungan penting bagi para pahlawan daur ulang (pemulung), termasuk program pengembangan keterampilan serta pelatihan pengelolaan sampah organik berkelanjutan.

 

Peluncuran program Recycle Me bekerjasama dengan TPST-3R Desa Adat Seminyak
Peluncuran program Recycle Me bekerjasama dengan TPST-3R Desa Adat Seminyak

“Program ‘Recycle Me’ menunjukkan komitmen kami dalam mengurangi limbah kemasan. Prosesnya dimulai ketika botol PET yang telah dikumpulkan, dikirim ke titik agregasi kami, yaitu Collection Center Mahija. Selanjutnya, botol-botol tersebut dikirimkan kepada mitra kami, PT Amandina Bumi Nusantara, untuk diproses menjadi rPET yang kemudian kami gunakan untuk produksi botol baru,” ujar Fauziah Syafarina Nasution, Communications Lead Coca-Cola Indonesia, di Bale Udang Mang Engking, Jumat (05/12/2025) .

 Baca Juga: Pemerintah Serius! Bansos Dilarang Keras untuk Judi Online (Cek Data PPATK)

Ardhina Zaiza, Chairwoman of Yayasan Mahija Parahita Nusantara, menyampaikan, “Sebagai yayasan yang bekerja di titik paling krusial dari daur ulang PET di Indonesia yaitu pengumpulan, Mahija mendorong pendekatan sosial, teknis, dan kemitraan lintas sektor yang turut memastikan proses pengumpulan PET yang lebih inklusif. Hasil donasi dari program ‘Recycle Me’ tidak hanya berfokus pada aksi kolektif untuk melestarikan lingkungan, tetapi juga mendukung pekerja informal mempelajari keterampilan baru yang membantu memperkuat penghidupan mereka. Melalui edukasi dan pelatihan yang kami jalankan bersama BenihBaik.com, para pekerja informal kini berhasil memperoleh pendapatan tambahan lewat pengolahan sampah.”

 

Sementara itu, Andy F. Noya, CEO & Founder of BenihBaik.com, menambahkan, “Kolaborasi ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat berjalan seiring dengan pemberdayaan sosial. Melalui ‘Recycle Me’, kami tidak hanya mendukung pengumpulan plastik yang bertanggung jawab, tetapi juga memperkuat mata pencaharian para pahlawan daur ulang yang merupakan bagian integral dari ekosistem pengelolaan sampah di Indonesia. Kami percaya bahwa kolaborasi lintas sektor seperti ini dapat menjadi contoh nyata dari perubahan yang berdampak.”

 

Fasilitas Amandina menjadi sarana produksi botol dari plastik daur ulang, sehingga mengurangi kebutuhan perusahaan akan resin plastik murni (virgin).

 

Alexander Bryan Sutjipto, Commercial Manager Amandina Bumi Nusantara, mengatakan, “Sebagai fasilitas daur ulang dalam ekosistem Coca-Cola di Indonesia, kami berkomitmen untuk terus mempercepat transisi menuju ekonomi sirkular. Upaya meningkatkan daur ulang di Indonesia memerlukan kolaborasi lintas sektor untuk memastikan kemasan plastik dapat kembali memiliki nilai guna. Melalui kemitraan yang berkelanjutan ini, kami memastikan setiap botol yang terkumpul diproses menjadi material rPET berkualitas tinggi untuk produksi botol baru. Kami berharap kolaborasi multi-pemangku kepentingan ini dapat menciptakan dampak lingkungan yang lebih besar sekaligus memperkuat rantai nilai daur ulang di Indonesia.”

Baca Juga: Peringatan Hakordia 2025 di Gianyar, Pemerintah Tegaskan Komitmen Cegah Korupsi Pengelolaan Hibah 

Grab Indonesia, sebagai salah satu mitra program ‘Recycle Me’, mendukung program ini dengan menyediakan jaringan logistik yang dibutuhkan untuk pengumpulan dan pengangkutan botol PET bekas melalui GrabExpress, sehingga proses daur ulang menjadi lebih mudah diakses oleh konsumen serta membantu memperkuat infrastruktur daur ulang di Indonesia. Rivana Mezaya, Director of Digital and Sustainability Grab Indonesia, menyampaikan, “Grab berkomitmen untuk menciptakan sistem bisnis yang semakin sirkular, hemat energi, dan meminimalkan limbah, sejalan dengan target kami untuk mencapai zero packaging waste in nature pada tahun 2040. Melalui kolaborasi seperti ‘Recycle Me’, kami berupaya mempercepat transisi dengan melibatkan masyarakat secara langsung. Kami percaya bahwa inisiatif lintas sektor seperti ini membuktikan bahwa inovasi dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan untuk melindungi bumi bagi generasi mendatang.”

 Sementara itu Ketua TPST-3R Desa Adat Seminyak I Komang Rudhita Hartawan mengaku bahwa ini merupakan tahun kedua bekerjasama dengan Coca Cola dalam program Recycle Me. 

Pihaknya mengaku antusias masyarakat begitu besar untuk mengikuti program ini dan sudah melakukan sosialisasi terutama kepada ibu-ibu pedagang di sekitar pantai. 

Pihaknya pun mengapresiasi program ini karena sangat membantu untuk menambah pendapatan masyarakat. 

Cara Berpartisipasi

 

Tahun ini, program ‘Recycle Me’ hadir di wilayah Jabotabek (Jakarta dan sekitarnya), Bandung, Semarang, dan Bali (Badung), yang berfokus pada keberlanjutan dan pemberdayaan sosial.

  1. Pendaftaran: Peserta dapat mendaftar melalui situs resmi ‘Recycle Me’.
  2. Kirim Botol: Botol bekas dapat dikirim ke pusat pengumpulan melalui GrabExpress.
  3. Dapatkan Saldo OVO & Berkontribusi:

 

Program ‘Recycle Me’ tahun ini menghadirkan 12 pusat pengumpulan, yang terdiri dari: 9 di Jabotabek, 1 di Bandung, 1 di Semarang  (Jalan Kranjang), dan 1 di Badung, Bali.

 

Mari bergabung dan ambil bagian dalam langkah kecil untuk bumi dengan mengikuti program ‘Recycle Me’. Bagikan momen Anda di media sosial dengan menggunakan tagar #RecycleMe2025, serta tandai akun @plasticreborn, @grabid, @mahijaparahitanusantara, dan @amandinabuminusantara untuk menginspirasi lebih banyak orang mengambil langkah menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

 

Editor : Wiwin Meliana
#bali #Recycle me #coca cola