BALIEXPRESS.ID - Peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) 2025 dijadikan momentum untuk mengajak peserta BPJS Ketenagakerjaan memperkuat gerakan antikorupsi melalui rangkaian kegiatan bertema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”.
Upaya ini digelar sebagai komitmen memperkuat integritas dalam pelayanan publik.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Bali Denpasar, Sudarwoto, mengatakan Hakordia merupakan bagian dari gerakan global untuk melawan korupsi.
Baca Juga: Sudut Pandang Hobi Lari Dalam Ilmu Ekonomi
Ia menegaskan pentingnya menjaga pelayanan tetap transparan dan bebas dari praktik lancung.
"Kami terus memperkuat budaya integritas memastikan bahwa pelayanan kepada peserta berjalan sesuai aturan dan dapat dipercaya. Oleh karena itu, kami mengajak bapak/ibu yang hadir menjadi bagian dari gerakan antikorupsi dengan tetap mengikuti prosedur resmi dan bersama-sama menjaga transparansi layanan. Mari kita satukan langkah, layanan bersih, proses jujur, manfaat sampai ke yang berhak," ujarnya.
Sudarwoto juga meminta peran aktif pekerja untuk membantu menciptakan ekosistem layanan yang bersih, termasuk melaporkan jika menemukan atau mengalami praktik percaloan maupun penyimpangan lainnya.
Baca Juga: Bupati Adi Arnawa Bertemu Tranmere Rovers Inggris, Jalin Kerjasama Pembinaan Sepakbola
"Pelaporan bisa melalui Whistle Blowing System (WBS). Sampaikan jika ada yang tidak sesuai. Kami berharap dukungan dan kerja sama dari seluruh stakeholder terkait dengan melaporkannya begitu mengetahui dan melihat praktik yang tidak sesuai dalam pelayanan. Hal itu bagian dari upaya untuk mendukung Kampanye Antikorupsi," katanya.
Ia menambahkan bahwa momentum Hakordia digunakan untuk kembali menegaskan komitmen antikorupsi di internal lembaga maupun kepada masyarakat luas.
Selain sebagai pengingat, kegiatan ini juga menjadi sarana memperkuat budaya integritas di antara seluruh pemangku kepentingan.
Melalui kegiatan bertema “Satukan Aksi, Basmi Korupsi”, diharapkan semangat pemberantasan korupsi semakin mengakar dan mendukung upaya membangun layanan publik yang bersih dan dapat dipercaya.(***)
Editor : Rika Riyanti