Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pria Buleleng Ditemukan Meninggal di Ruang Tamu, Polisi Ungkap Kronologi Lengkapnya

Dian Suryantini • Sabtu, 13 Desember 2025 | 13:26 WIB
Evakuasi mayat dari perumahan Taman Wira Sambangan, Buleleng, Jumat (12/12/2025).
Evakuasi mayat dari perumahan Taman Wira Sambangan, Buleleng, Jumat (12/12/2025).

BALIEXPRESS.ID - Warga Perumahan Taman Wira Sambangan, Blok Dahlia V Gang Lely 7, Desa Panji, Kecamatan Sukasada, Kabupaten Buleleng, digemparkan dengan penemuan sesosok mayat pria yang sudah membusuk di ruang tamu sebuah rumah, Jumat (12/12/2025) sore sekitar pukul 16.00 Wita.

Korban diketahui bernama Ketut Astawa, 62. Ia diperkirakan telah meninggal dunia selama kurang lebih 10 hari.

Penemuan tragis ini bermula dari kecurigaan tetangga dan keluarga karena korban sudah lama tidak terlihat beraktivitas di luar rumah.

Menurut keterangan Dewa Nyoman Darmadi, tetangga yang tinggal tepat di depan rumah korban, Astawa sudah tidak terlihat sejak empat hari setelah Hari Raya Kuningan.

Awalnya, kecurigaan warga tidak terlalu besar. Bahkan, saat Dewa Darmadi bersama tetangga lainnya sempat mengecek kondisi rumah, mereka mendapati kunci pagar berada di atas pintu.

Hal ini sempat membuat mereka menduga bahwa korban sedang keluar rumah.

Kecurigaan semakin memuncak pada Jumat pagi, saat Dewa Darmadi bertemu kakak korban di sebuah warung dan menginformasikan tentang adiknya yang sudah lama menghilang.

Informasi ini mendorong pihak keluarga untuk melakukan pengecekan yang lebih mendalam.

Sekitar pukul 15.00 Wita, Dewa Darmadi bersama I Putu Widiartana, keponakan korban, dan beberapa tetangga lainnya berinisiatif menggunakan tangga bambu untuk memeriksa bagian ventilasi rumah.

Dari celah ventilasi itulah, tubuh korban terlihat tergeletak dalam posisi tengadah di ruang tamu.

Pihak keluarga segera menghubungi aparat desa, termasuk Bhabinkamtibmas dan Babinsa Desa Panji.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, membenarkan kejadian tersebut saat dikonfirmasi.

"Begitu menerima laporan dari Bhabinkamtibmas Desa Panji, personil Polsek Sukasada segera mendatangi lokasi. Petugas memastikan keamanan tempat kejadian perkara dan melakukan koordinasi dengan tenaga medis serta perangkat desa," jelasnya pada Jumat (12/12/2025).

Tim medis dari Puskesmas Sukasada I, dr. Ketut Ismayana dan bidan desa Luh Eka Sri Adnyani, melakukan pemeriksaan awal di tempat kejadian perkara.

Dari hasil pemeriksaan, terlihat kondisi tubuh korban sudah mengalami lebam mayat dan ditemukan ulat belatung di bagian wajah, yang menguatkan dugaan bahwa korban telah meninggal dunia lebih dari 10 hari.

Yohana menambahkan bahwa dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan oleh petugas kepolisian dan tim medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Pihak keluarga telah menyatakan menerima musibah ini dengan ikhlas dan secara tegas menolak untuk dilakukan proses otopsi.

Pada pukul 17.30 Wita, jenazah Ketut Astawa kemudian dievakuasi oleh PMI Buleleng dan langsung dibawa ke Setra Banjar Tegal untuk segera dilakukan prosesi kremasi. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#penemuan mayat #hari raya kuningan #buleleng