BALIEXPRESS.ID - Ketua Koordinator Kegiatan Kesejahteraan Sosial (K3S) Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, Senin (15/12) melaksanakan sosialisasi kegiatan kesejahteraan sosial di SMP Negeri 5 Abiansemal.
Kegiatan ini disertai pemberian makanan tambahan (PMT) kepada anak yatim piatu dan anak kurang mampu.
Turut hadir Perwakilan Dinas Sosial Kabupaten Badung, Kepala Sekolah SMPN 5 Abiansemal I Made Suardana beserta jajaran dan siswa penerima bantuan.
Baca Juga: Terkait Pembangunan Hotel di Sawangan, DPRD Badung Minta Akses Pura Disediakan
Nyonya Rasniathi, dalam sambutannya menekankan, anak-anak memiliki hak yang sama untuk dihargai, diberikan perlakuan baik, dan tidak boleh tersisih.
Terlebih jika alasannya karena status yatim piatu atau berasal dari keluarga kurang mampu.
Ia juga menyebutkan dampak negatif media sosial yang menyebabkan anak-anak kelompok ini rentan mengalami bullying, yang bahkan dapat mengakibatkan bunuh diri.
Untuk itu, ia menegaskan, anak-anak ini berhak mendapatkan kasih sayang, dukungan, dan kesempatan yang sama untuk tumbuh, belajar, dan meraih masa depan cerah.
“Selain memberikan makanan tambahan untuk memotivasi mereka agar tidak berkecil hati dengan keadaannya dan juga mereka mempunyai masa depan yang sama dengan anak yang lain," ujarnya.
"Untuk siswa yang lain saya menghimbau agar selalu menjaga anak-anak ini dan berikan perhatian sekaligus penghargaan. Jangan menyisihkan teman yang kurang beruntung ini, karena mereka juga punya masa depan dan hati agar tidak terjadi pembullyan yang nasibnya seperti ini,” imbuhnya.
Selain PMT, Nyonya Rasniathi Adi arnawa juga menyerahkan sembako kepada 50 orang anak yatim piatu dan kurang mampu.
Baca Juga: 130 Tahun BRI: Jejak Visioner Raden Bei Aria Wirjaatmadja yang Mengubah Nasib Rakyat
Kegiatan sosialisasi dan pemberian bantuan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian bersama terhadap kelompok anak tersebut.
Hal ini juga menjadi wujud sinergi antara pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung kesejahteraan generasi muda. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga