BALIEXPRESS.ID - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa memastikan bakal memanggil Ketua KPU Badung, pasca viral aksi membuang sampah sembarangan.
Hal ini dilakukan untuk mengetahui maksud dari oknum yang diduga anggota dari badan penyelenggara Pemilu tersebut.
Hal ini diungkapkan Adi Arnawa pasca mengunjungi Lansia di Kelurahan Kerobokan Kaja, Kuta Utara, Jumat (19/12).
Baca Juga: Setelah Mantan Kadisbud Diadili, Eks Sekbud Denpasar Jadi Tersangka Baru Korupsi Dana Hibah Formi
Menurutnya, pemanggilan ini adalah hal yang penting untuk dilakulan.
Terlebih saat ini seluruh pihak sedang gencar menangani permasalahan sampah.
“Pertama itu tidak benar. Saya akan panggil Ketua KPU,” tegas Adi Arnawa.
Pihaknya mengaku, pemanggilan ini akan dilakukan untuk mengetahui alasan membuang sampah ke saluran air.
Ia pun mengingatkan, sebagai lembaga pemerintah sejatinya harus memberikan contoh yang baik.
“Kenapa bisa seperti itu ? Ini sebagai pembelajaran terakhir, jangan seperti ini,” ungkapnya.
Baca Juga: Setelah Absen Sebulan, Mirza Mustafic Siap Perkuat Bali United Lawan PSBS Biak
Bupati asal Pecatu ini pun menyayangkan hal tersebut, terlebih dirinya juga mengintruksikan kepada seuruh perbekel untuk siaga satu menangani sampah.
“Jangan sampai sebagai lembaga pemerintah memberikan contoh yang tidak baik,” tegasnya.
Disingung terkait sanksi, Adi Arnawa mengaku, akan melakukan pertimbangan lebih lanjut.
“Kita lihat nanti,” ucapnya.
Seperti diketahui bersama, sebuah video viral di media sosial terkait adanya aksi pembuangan sampah sembarangan yang diduga dilakukan oleh anggota KPU Badung.
Dalam video terlihat tiga orang menggunakan jas hujan membuang sampah beberapa kantong ke saluran drainase.
Pasca viral Ketua KPU Badung, I Gusti Ketut Gede Yusa Arsana Putra membuat sebuah video permintaan maaf.
Dirinya mengaku, aksi pembuangan sampah sebagai sebuah kekeliruan atau kelalaian dari anggotanya.
“Kami memohon maaf kepada masyarakat Padang Sambian pada umumnya, bahwa telah terjadi kekeliruan atau kelalaian dari teman-teman kami ketika air tadi datang agak besar sampah yang datang itu dibuang pagi di aliran sungai,” paparnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga