Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pelabuhan Gilimanuk Siaga Nataru, 55 Kapal Disiapkan Layani Penyeberangan Jawa–Bali

I Gde Riantory Warmadewa • Minggu, 21 Desember 2025 | 14:15 WIB
Suasana di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.
Suasana di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

BALIEXPRESS.ID – Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) yang bertepatan dengan masa libur sekolah diyakini akan mendorong meningkatnya mobilitas masyarakat menuju Bali melalui Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana.

Pelabuhan Gilimanuk mulai bersiaga menghadapi lonjakan arus penyeberangan selama libur Nataru.

Meski hingga kini arus penumpang dan kendaraan dari Jawa ke Bali maupun sebaliknya masih terpantau normal, potensi peningkatan diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk bersama PT ASDP Indonesia Ferry menyiagakan 55 kapal untuk melayani angkutan Nataru di lintasan Gilimanuk–Ketapang.

Kepala Syahbandar Pelabuhan Gilimanuk, M. Mustajib, mengatakan dari total 55 kapal yang disiapkan, 27 kapal akan dioperasikan setiap hari.

Jumlah tersebut dapat ditambah sewaktu-waktu apabila terjadi lonjakan arus penyeberangan.

“Kapal yang eksisting itu, yang beroperasi setiap hari ada 27 kapal dari total 55 kapal. Untuk sementara belum ada pengoperasian kapal besar, namun kami siap menyesuaikan dengan kondisi di lapangan,” ujar Mustajib.

Selain dengan PT ASDP, Syahbandar Gilimanuk juga memperkuat koordinasi lintas instansi, mulai dari Basarnas, Brimob Den C Gilimanuk, Polair Polres Jembrana, hingga petugas kesehatan, guna menjamin keamanan dan kelancaran penyeberangan selama libur Nataru.

Dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem yang kerap terjadi di akhir tahun, pihak Syahbandar terus berkoordinasi dengan BMKG serta para nahkoda kapal.

“Penundaan pelayaran hingga penutupan sementara pelabuhan akan dilakukan apabila kondisi cuaca di Selat Bali memburuk dan dinilai membahayakan keselamatan pelayaran,” imbuhnya.

Tak hanya itu, pengawasan rutin terhadap kapal juga dilakukan setiap hari untuk memastikan seluruh armada dalam kondisi laik laut dan siap beroperasi selama periode Nataru. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#nataru #pelabuhan gilimanuk #jembrana