Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sekaa Teruna Pala Sari Patas Taro Tingkatkan SDM Berbasis Hindu

Putu Agus Adegrantika • Selasa, 23 Desember 2025 | 02:11 WIB
SEMINAR : Pelaksanaan seminar peningkatan SDM Sekaa Teruna Pala Sari, Desa Adat Patas, Taro, Tegallalang, Minggu sore (21/12).
SEMINAR : Pelaksanaan seminar peningkatan SDM Sekaa Teruna Pala Sari, Desa Adat Patas, Taro, Tegallalang, Minggu sore (21/12).

BALIEXPRESS.ID — Penyuluh Agama Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Gianyar tampil sebagai pemateri dalam Seminar Peningkatan Sumber Daya Manusia Sekaa Teruna Pala Sari yang digelar di Desa Adat Patas, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Minggu (21/12). Kegiatan ini menjadi ruang edukatif bagi generasi muda adat untuk memperkuat karakter, moral, dan kepemimpinan berbasis nilai-nilai ajaran Hindu.

Seminar tersebut disambut antusias oleh anggota Sekaa Teruna Pala Sari yang hadir dengan semangat kebersamaan. Kegiatan ini bertujuan membekali generasi muda dengan pemahaman yang komprehensif agar mampu menghadapi tantangan zaman, khususnya pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan generasi penerus.

Dalam pemaparannya, pemateri dari Penyuluh Agama Hindu Kemenag Gianyar, Ida Ayu Kade Ratna Wati dan Ni Wayan Ekayanti mengangkat tema pembentukan generasi satwika, yakni generasi yang berkarakter mulia, berpikir jernih, dan berperilaku positif. Penekanan utama diarahkan pada upaya menjauhkan diri dari bahaya narkoba yang dinilai menjadi salah satu ancaman serius bagi keberlangsungan kualitas sumber daya manusia.

Selain itu, materi Asta Brata turut disampaikan sebagai pedoman kepemimpinan dalam ajaran Hindu. "Nilai-nilai kepemimpinan yang bersumber dari sifat-sifat alam tersebut diharapkan mampu membentuk pribadi muda yang arif, bijaksana, dan bertanggung jawab, baik dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam organisasi kepemudaan, " jelas Dayu Ratna.

Aspek kejujuran dan integritas menjadi poin penting dalam seminar ini. Peserta diajak memahami bahwa perilaku jujur dan berintegritas merupakan fondasi utama dalam mencegah praktik-praktik menyimpang, termasuk perilaku koruptif, yang harus dicegah sejak usia dini melalui pembinaan karakter.

Ida Ayu Kade Ratna Wati menegaskan pentingnya peran generasi muda sebagai agen perubahan di lingkungan desa adat. "Sekaa Teruna memiliki posisi strategis dalam menjaga nilai budaya, adat, dan spiritualitas agar tetap selaras dengan perkembangan zaman, " tegas Dayu Ratna.

Melalui seminar ini, diharapkan generasi muda Desa Adat Patas mampu tumbuh menjadi pribadi yang kuat secara moral, sehat secara mental, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang berlandaskan nilai-nilai Hindu. Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud sinergi antara Kementerian Agama dan masyarakat adat dalam membangun generasi yang berkualitas dan berdaya saing. *

Editor : Putu Agus Adegrantika