Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Prof. Dr. Kadek Aria Prima Dewi, Guru Besar Pendidikan Hindu yang Konsisten Mengembangkan Nilai Karakter dan Moderasi Beragama

Putu Agus Adegrantika • Selasa, 30 Desember 2025 | 01:50 WIB
Prof. Dr. Kadek Aria Prima Dewi
Prof. Dr. Kadek Aria Prima Dewi

BALIEXPRESS. ID - Sosok Prof. Dr. Kadek Aria Prima Dewi PF., S.Ag., M.Pd. dikenal sebagai akademisi Hindu yang konsisten mengabdikan diri pada pengembangan pendidikan nilai, moral, dan karakter. Perempuan kelahiran Singaraja, Bali, 8 Juni 1981 ini menapaki jenjang pendidikan formal secara berkesinambungan, mulai dari SD Saraswati Amlapura, SMP Negeri 2 Amlapura, hingga SMUN 2 Amlapura, sebelum melanjutkan pendidikan tinggi di bidang Pendidikan Agama Hindu (S1), Administrasi Pendidikan (S2), serta Pendidikan Umum dan Karakter (S3).

Konsistensi jalur akademik tersebut membentuk kepakaran Prof. Kadek Aria Prima Dewi dalam bidang pendidikan karakter, moderasi beragama, serta integrasi nilai-nilai ritual dan budaya Hindu Bali dalam pembelajaran. Saat ini, ia mengemban amanah sebagai Guru Besar dan aktif melaksanakan Tri Dharma Perguruan Tinggi melalui pengajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat di Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar.

Karier akademiknya sebagai dosen dimulai di STKIP Agama Hindu Amlapura pada periode 2004–2005, sebelum melanjutkan pengabdian di STAHN Denpasar yang kini bertransformasi menjadi Universitas Hindu Negeri I Gusti Bagus Sugriwa Denpasar. Dalam perjalanannya, Prof. Kadek Aria Prima Dewi dikenal produktif menghasilkan berbagai riset yang berorientasi pada penguatan karakter peserta didik sejak usia dini.

Sejumlah penelitian yang pernah digarapnya antara lain pengembangan karakter peduli lingkungan pada siswa sekolah dasar di Kelurahan Padangsambian (2015), implementasi nilai-nilai pelestarian lingkungan berbasis ajaran Sad Kertih (2016), hingga pengembangan model parenting pada Pasraman Adi Widya (2017). Riset-riset tersebut menegaskan komitmennya dalam membangun pendidikan berbasis nilai kearifan lokal dan spiritualitas Hindu.

Tak hanya itu, inovasi dalam metode pembelajaran juga menjadi perhatian seriusnya. Pada 2019 hingga 2020, ia terlibat dalam pengembangan dan kontribusi metode penapisan berbasis Yoga Asanas untuk meningkatkan kesiapan belajar anak sekolah dasar di Bali dan Kota Denpasar. Sementara pada 2023, ia turut mengkaji model pelatihan peningkatan kompetensi guru Agama Hindu di daerah terpencil.

Pada 2024, Prof. Kadek Aria Prima Dewi memimpin penelitian pengembangan model pembelajaran penguatan moderasi beragama pada mata pelajaran Pendidikan Agama Hindu. Penelitian ini menjadi kontribusi penting dalam memperkuat sikap toleran, inklusif, dan harmonis di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Di luar kiprah akademik, Prof. Kadek Aria Prima Dewi juga menjalani peran sebagai istri dari I Wayan Yusswara dan ibu dari dua putra, I Wayan Gde Danuartha dan I Made Raditya Dhananjaya. Bahkan ia kini menjadi Ketua TP PKK Kecamatan Denpasar Barat Perpaduan peran akademisi, peneliti, dan keluarga menjadikan dirinya figur inspiratif dalam dunia pendidikan Hindu dan pembangunan karakter generasi muda Bali. *

Editor : Putu Agus Adegrantika