BALIEXPRESS – Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Sekaa Teruna (ST) Werdi Yasa, Banjar Penestanan Kaja, Desa Sayan, Ubud, berlangsung meriah dengan konsep unik bernuansa tempo dulu, Senin (29/12) malam. Mengusung tema nostalgia, seluruh rangkaian kegiatan tahun ini dirancang untuk menghadirkan suasana berpakaian Bali lawas yang sarat nilai budaya dan edukasi.
Ketua Panitia HUT ke-65 ST Werdi Yasa, Kadek Wisna Wiana Putra, menjelaskan bahwa sebanyak 310 anggota sekaa teruna terlibat aktif dalam perayaan ini. Beragam lomba edukatif digelar sebagai sarana mempererat kebersamaan sekaligus meningkatkan kreativitas generasi muda di Penestanan Kaja.
Keunikan perayaan semakin terasa dengan penggunaan pakaian adat Bali bergaya lawas oleh seluruh peserta. Konsep ini sengaja dihadirkan untuk membangkitkan kenangan masa lalu, termasuk menghadirkan ornamen klasik yang menjadi simbol kehidupan masyarakat Bali tempo dulu.
"Tak hanya di bidang kreativitas, ST Werdi Yasa juga mencatat prestasi membanggakan dengan meraih juara III lomba ogoh-ogoh tingkat Kecamatan Ubud. Hal ini menjadi bukti konsistensi pemuda Penestanan Kaja dalam melestarikan seni tradisi yang terus berkembang seiring zaman, " papar Wisna.
Kemeriahan HUT juga dimeriahkan dengan pementasan seni tradisional, hingga Gegerong yang dibawakan secara lengkap oleh para pemudi setempat. Penampilan ini menjadi daya tarik tersendiri dan menunjukkan kuatnya peran generasi muda dalam menjaga warisan seni Bali.
Kadek Wisna menegaskan, perayaan HUT ke-65 ini bukan sekadar ajang hiburan, tetapi juga momentum untuk memperkuat identitas budaya serta meningkatkan kreativitas sekaa teruna. “Kami ingin membawa nuansa yang berbeda, bernostalgia dengan jaman dulu, namun tetap relevan dan inspiratif bagi generasi sekarang,” ujarnya. *
Editor : Putu Agus Adegrantika