Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Prosesi Nunas Taru Awali Rangkaian Ngodakin Lan Pasupati Pura Dalem Silapegat Desa Adat Lepang

I Wayan Adi Prabawa • Minggu, 4 Januari 2026 | 22:13 WIB
NUNAS TARU: Krama Desa Adat Lepang melaksanakan prosesi nunas taru serangkaian prosesi Ngodakin lan Pasupati. (Adi Prabawa)
NUNAS TARU: Krama Desa Adat Lepang melaksanakan prosesi nunas taru serangkaian prosesi Ngodakin lan Pasupati. (Adi Prabawa)

BALIEXPRESS.ID - Warga Desa Adat Lepang, Desa Takmung, Banjarangkan, Klungkung memadati Pura Dalem Sila Pegat, desa setempat, Minggu (4/1).

Pada hari baik itu, diawali prosesi Ngodakin (Memperbaiki, merias ulang, dan menyucikan kembali sasuhunan) lan Pasupati Ida Sesuhunan di sana berupa nunas taru (kayu, red).

Prosesi nunas taru ini dipuput oleh Ida Pedanda Gede Putra Bajing yang beralamat di Griya Teggal Jingga, Denpasar.

Selain itu, sangging atau pembuat tapel juga turut serta dalam rangkaian tersebut.

Sehari sebelum dilaksanakan prosesi nunas taru, Ida Sesuhunan Desa Adat Lepang tedun dari Pura Penyimpenan menuju Pura Dalem Sila Pegat.

Masyarakat setempat sudah mulai antusias menantikan berlangsungnya kegiatan nunas taru tersebut.

Bendesa Adat Lepang I Made Merta menyampaikan, prosesi nunas taru ini merupakan tahapan awal dalam rangkaian Ngodakin lan Pasupati yang dilaksanakan oleh Desa Adat Lepang.

Seluruh sesuhunan di sana akan diperbaiki, termasuk satu tapakan yang akan dibuat ulang.

"Ini merupakan petunjuk dari Ida Sesuhunan dan krama kami sangat antusias. Dalam proses ini juga akan nebas Ida Sesuhunan untuk dilinggihkan (ditempatkan) di daksina linggih, untuk diperbaiki badan kasarnya," ujarnya.

Untuk sangging, dikatakan olehnya nanti akan langsung memotong kayu pohon kepah yang bertempat di Pura Dalem Sila Pegat, sebelum nantinya akan diolah menjadi tapel.

"Kayu atau taru sebelum dibuat menjadi tapel juga akan di rebus di tempat suci, nanti warga kami akan mengawasi," tandasnya.

Sementara itu, Ida Pedanda Gede Putra Bajing menyampaikan, prosesi nebas taru tentunya melewati yadnya yang diikuti oleh seluruh masyarakat.

Setelah pelaksanaan itu berakhir, maka selanjutnya dikerjakan oleh sangging.

"Setelah di sangging, baru kemudian di pelaspas dan pasupati yang disaksikan oleh seluruh masyarakat," imbuhnya. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#Desa Adat Lepang #Pura Dalem Silapegat #Ngodakin Lan Pasupati #Nunas Taru