Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

PAM Tirta Sanjiwani Gianyar Tekan Kebocoran Air

Putu Agus Adegrantika • Selasa, 6 Januari 2026 | 16:10 WIB
DIRUT : Direktur Utama PAMTS, I Wayan Suastika. (tengah)
DIRUT : Direktur Utama PAMTS, I Wayan Suastika. (tengah)

BALIEXPRESS.ID– Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Kabupaten Gianyar menutup tahun buku 2025 dengan catatan kinerja yang menggembirakan. Upaya konsisten menekan kebocoran air membuahkan hasil positif, ditandai dengan capaian efisiensi yang melampaui target anggaran serta pertumbuhan jumlah pelanggan yang terus menunjukkan tren naik.

Capaian tersebut disampaikan dalam Media Briefing Tahun 2026 yang digelar di Kantor Pusat PAMTS Gianyar, Selasa (6/1). Direktur Utama PAMTS, I Wayan Suastika, didampingi Direktur Umum Ni Ketut Dewi Mahitri dan Dewan Pengawas I Wayan Karya, mengungkapkan bahwa tingkat kehilangan air atau Air Tak Berekening (ATR) berhasil ditekan hingga 33,27 persen sepanjang 2025.

“Realisasi ATR 2025 berada di angka 33,27 persen. Ini lebih efisien 0,20 persen dibandingkan target anggaran sebesar 33,47 persen. Capaian ini menunjukkan kerja keras tim di lapangan dalam menekan kebocoran, baik secara fisik maupun administratif,” ujar Suastika.

Berdasarkan neraca air perusahaan, dari total volume distribusi air sebesar 19,67 juta meter kubik, konsumsi riil pelanggan yang terukur mencapai 13,12 juta meter kubik. Efisiensi ini menjadi indikator penting perbaikan sistem distribusi dan pengelolaan jaringan air bersih di Gianyar.

Dari sisi pelanggan, PAM Tirta Sanjiwani juga mencatatkan tren pemulihan yang solid pascapandemi. Sejak 2022, grafik pertumbuhan sambungan rumah terus menanjak hingga mencapai 61.576 Sambungan Rumah (SR) pada akhir 2025.

“Pertumbuhan pelanggan yang kini menembus lebih dari 61 ribu sambungan mencerminkan pulihnya kepercayaan publik serta menggeliatnya aktivitas ekonomi di Gianyar. Ini adalah amanah yang harus kami jawab dengan layanan yang semakin stabil dan andal,” tambahnya.

Memasuki tahun kerja 2026, manajemen PAMTS telah menyiapkan strategi pengembangan yang bertumpu pada empat pilar utama. Fokus perusahaan diarahkan pada keandalan sistem, mulai dari optimalisasi jaringan distribusi, pengamanan sumber air baku, perbaikan infrastruktur, hingga penguatan layanan pelanggan.

Salah satu sorotan utama ke depan adalah transformasi layanan berbasis teknologi digital. Suastika menegaskan, digitalisasi menjadi kebutuhan mendesak untuk meningkatkan kecepatan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Selain itu, PAM Tirta Sanjiwani juga akan melakukan peremajaan infrastruktur secara bertahap, khususnya pada pipa-pipa tua yang selama ini berpotensi menjadi sumber kebocoran. Upaya tersebut dibarengi dengan langkah menjaga keberlanjutan sumber air baku di tengah tantangan perubahan iklim, demi memastikan layanan air bersih yang berkelanjutan bagi masyarakat Gianyar. *

Editor : Putu Agus Adegrantika