BALIEXPRESS.ID - Angin kencang di yang terjadi Pantai Jimbaran, Kecamatan Kuta Selatan menyebabkan kerusakan sejumlah cafe yang berada di kawasan Cafe 9.
Peristiwa tersebut diketahui terjadi pada Kamis (8/1) dini hari, beruntungnya tidak menyebabkan korban jiwa.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sedikitnya enam unit usaha kafe terdampak dalam kejadian tersebut.
Baca Juga: Hampir Sebulan Berlalu, Tersangka Diduga Otak Mafia Solar di Suwung Belum Ditahan Polda Bali
Enam kafe yang mengalami kerusakan meliputi Cafe Nyoman, Cafe Lia, Cafe Denas, Cafe Bayang, Cafe Bambu, dab Cafe Jimbaran Beach.
Pemilik Lia Cafe, Wayan Suyana menyatakan, angin kencang datang secara tiba-tiba sekitar pukul 03.00 Wita.
Saat itu, hembusan angin dirasakan sangat kuat hingga menyebabkan bagian atap bangunan terangkat dan terhempas.
Baca Juga: PELATARAN: Solusi untuk Masyarakat Dapatkan Layanan Pertanahan di Akhir Pekan
Hembusan angin yang kuat membuat struktur atap yang berada di bagian bawah tertarik ke atas hingga terlepas dari rangkanya.
Material atap bahkan terbang dan menghantam bagian atas bangunan kafe lainnya.
“Anginnya sangat kencang, dari bawah ketarik ke atas sampai atapnya terbang,” ujar Suyana saat ditemui di lokasi kejadian.
Baca Juga: Bunuh Remi Yuliana Putri Usai Diejek Mokondo, Galuh Dituntut 19,5 Tahun di PN Denpasar
Pihaknya menyebutkan, material atap yang terlepas tidak hanya jatuh di sekitar bangunan, tetapi juga masuk ke dalam area kafe.
Kondisi tersebut menyebabkan bagian interior kafe juga mengalami kerusakan.
Akibat kerusakan tersebut, beberapa kafe yang terdampak, termasuk Lia Cafe, terpaksa menghentikan sementara aktivitas operasionalnya.
“Cafe biasanya mulai beroperasi sejak pukul 09.00 Wita hingga pukul 22.00 Wita,” ungkapnya.
Suyana pun mengaku, terpaksa meliburkan sementara kegiatan operasional kafe sambil menunggu proses pembersihan material dan puing-puing yang berserakan.
Pembersihan direncanakan dilakukan secara gotong royong bersama para karyawan.
“Dengan kondisi kerusakan seperti ini, sementara kafe kami liburkan sehari. Untuk membersihkan puing-puing akan bergotong royong bersama karyawan,” ucapnya.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, bangunan usaha di kawasan Cafe 9 Jimbaran tersebut sebenarnya belum lama diserahkan oleh Pemkab Badung.
Penyerahan bangunan kepada para pelaku usaha baru dilakukan pada pertengahan Desember 2025.
Para pemilik cafe pun kini berharap agar segera ada penanganan lanjutan terhadap kerusakan yang terjadi. “Penyerahan baru dilakukan tanggal 17 Desember 2025,” paparnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga