BALIEXPRESS.ID - Trotoar di Jalan Raya Sading, Kecamatan Mengwi kini dalam kondisi yang memprihatinkan.
Hal ini lantaran penutup lubang atau manhole dibpedestrian tersebut telah hilang.
Kondisi ini pun membuat trotoar yang dirancang ramah pejalan kaki jadi membahayakan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, pada Selasa (12/1) ada sekitar 11 tutup manhole yang hilang.
Penutup berbahan besi tebal yang bertuliskan Dinas PUPR Kabupaten Badung ini diduga diambil oleh orang tak bertanggung jawab.
Kondisi ini pun memicu kecelakaan pejalan kaki, terlebih lokasinya berada di sekitar SD No 2 Sading.
Baca Juga: Makna Anggarakasih Tambir, Momen Melaksanakan Tapa Yoga sebagai Refleksi
Warga sekitar pun banyak yang mebgeluhkan hal tersebur.
Terlebih kondiai trotoar saat ini tidak hanya mengganggu kenyamanan, tetapi sudah masuk kategori membahayakan keselamatan publik, khususnya anak-anak dan pejalan kaki pada malam hari.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Seksi Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Kabupaten Badung, I Putu Teddy Widnyana Putra, tak menampik adanya kehilangan penutup manhole di trotoar.
Baca Juga: TPS 3R Rumah Pilah Resik Mesari Resmi Beroperasi, Warga Anturan Diajak Kelola Sampah dari Rumah
Namun untuk kehilangan ini masih menjadi tanggung jawab rekanan dalam pengerjaan sebelumnya.
“Jalan ini masih dalam masa pemeliharaan. Kami sudah menginformasikan kepada penyedia jasa untuk segera melakukan pemasangan kembali,” ujar Teddy.
Pihaknya menambahkan, proyek trotoar Jalan Raya Sading dikerjakan oleh rekanan Tunas Jaya Sanur.
Dirinya pun mengaku, telah melakukan upaya untuk agar perbaikan dapat dikerjakan.
Hal ini tentunya demi menghindari risiko kecelakaan. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga