BALIEXPRESS.ID - Indonesia patut berbangga. Tim gabungan kolaborasi lintas jenjang pendidikan baru-baru ini berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan sumbangsih medali emas yang mengharumkan nama bangsa sekaligus nama sekolah di ajang kompetisi inovasi internasional, Bangkok International Intellectual Property, Invention, Innovation and Technology Exposition (IPITEx), Thailand Inventors Day Tahun 2026.
Tim tersebut adalah coach Bali IT Community, I Wayan Andre Wahyu Eka Putra dan beranggotakan tim gabungan pelajar dari Bali dan luar Bali, antara lain, I Gusti Made Devananda Ary Putra pelajar SMAN 1 Denpasar, Antonius Dalton Suryo Utomo pelajar SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya, Tirza Ratna Ameria Lakusa dan Ni Wayan Ayunda Hapsari Wedanthi pelajar SMPN 3 Denpasar, I Made Dananjaya Suastra Putra pelajar SMPN 9 Denpasar, serta Gede Arma Nalarama Manasajati pelajar SMP Cipta Dharma.
Tim ini mengungguli pesaing berjumlah 100 tim yang berasal dari 25 negara dengan menjuarai kategori Young Inventor atau penemu muda. Young Inventor IPITEx merupakan gelar penghargaan tertinggi untuk kategori pemuda (youth).
IPITEx sendiri adalah rangkaian kegiatan Thailand Inventors Day yang diselenggarakan rutin tiap tahun oleh Badan Riset Nasional Thailand (National Research Council of Thailand/NRCT) di bawah naungan Kementerian Riset, Inovasi, Sains dan Perguruan Tinggi (Ministry of Higher Education, Science, Research, and Innovation) Negara Thailand. Kegiatan ini dilaksanakan di Bangkok International Trade and Exhibition Centre (BITEC) dari tanggal 5 hingga 9 Januari 2026 lalu.
Kerja keras tim dibawah binaan Bali IT Community, dimulai sejak September 2025 dengan konsolidasi anggota tim. Berlanjut bulan Oktober 2025 hingga awal Januari 2026 dengan aktifitas penuangan hingga pematangan ide dan gagasan tim, baik secara daring (online) maupun luring (offline).
Berbekal poster dan inovasi yang dihasilkan, seluruh peserta tim berpartisipasi untuk mempresentasikan ide dan inovasi mereka dengan capaian prestasi gemilang medali emas (gold medal) untuk kategori Young Inventor, yaitu kategori peserta di bawah usia 22 tahun yang menyertakan kolaborasi lintas jenjang pendidikan.
Inovasi yang dihasilkan tim adalah metode kampanye anti asap rokok dengan judul Smoke Free Application : A Holistic Digital Innovation for Smoking Cessation and Public Health. Berangkat dari latar belakang keprihatinan meningkatnya penyakit yang diakibatkan paparan asap rokok maupun vape, tim ini berhasil mengembangkan inovasi berupa aplikasi digital yang bersifat holistik.
Penggabungan aspek edukasi, pemantauan, dan perubahan perilaku dengan harapan mampu menekan risiko penyakit jangka panjang, baik di kalangan perokok aktif maupun pasif.
Pembina Pembina Bali IT Community I Ketut Nugraha Swadharma, S.E, S.Pd, M.M menyatakan keikutsertaan Bali IT Community di ajang internasional bukan proses instan.
Sebelum tim berangkat ke Thailand, anggota tim terlebih dahulu melewati seleksi nasional melalui ajang Indonesia Inventor Day di Jakarta.
Berbekal kerja keras dan proses panjang tersebut, saat melanjutkan proses di Thailand Inventors Day 2026 akhirnya tim dan kerja keras para coach di Bali IT Community, Putu Jerry Kusuma SM, C.Ps, I Wayan Andre Wahyu Eka Putra S.IP, serta I Gusti Made Devananda Ary Putra, berhasil menorehkan prestasi gemilang medali emas serta medali perak dan perunggu untuk tim lainnya.
Antonius Dalton Suryo Utomo, satu-satunya anggota tim yang berasal dari luar Bali, yakni SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya, bersama rekan satu tim lainnya, mengungkapkan rasa bangga dan syukur usai tim mereka disebut panitia dan juri sebagai pemenang pertama dengan raihan medali emas pada inovasi kategori Young Inventor.
Kerja keras dari menuangkan ide sampai presentasi hingga mendapatkan medali emas adalah proses yang tidak sia-sia bagi mereka. Coach I Wayan Andre Wahyu Eka Putra sebagai ketua tim mengatakan bahwa ajang internasional ini menjadi ajang pembuktian bahwa pelajar Indonesia mampu menghadirkan ide dan gagasan inovatif yang mumpuni serta berdaya saing di tingkat internasional. ***
Editor : I Putu Suyatra