BALIEXPRESS.ID – Ruas jalan raya Banyuatis–Munduk kembali memakan korban akibat kegagalan fungsi mekanis kendaraan.
Sebuah truk boks hilang kendali setelah mengalami rem blong saat melintasi jalur menurun tajam di Banjar Dinas Taman, Desa Munduk, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng, pada Selasa (20/1/2026) dini hari.
Insiden ini mengakibatkan sebuah mobil minibus yang tengah parkir ringsek setelah ditabrak dan terseret sejauh 15 meter.
Peristiwa mencekam tersebut terjadi sekitar pukul 00.10 WITA. Berdasarkan informasi yang dihimpun di lapangan, kecelakaan bermula ketika truk Isuzu Boks dengan nomor polisi B 9286 TXY melaju dari arah selatan (dataran tinggi) menuju ke arah utara.
Truk tersebut dikemudikan oleh Rahmat Hidayat, 39, seorang warga dari Banjar Dinas Baru Agung, Desa Gerokgak.
Medan jalan yang didominasi turunan curam dan lurus disinyalir menjadi tantangan berat bagi sistem pengereman truk bermuatan tersebut.
Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, mengonfirmasi bahwa pengemudi truk mulai merasakan hilangnya daya pengereman saat berada di tengah turunan.
"Berdasarkan hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, truk boks tersebut mengalami kendala pada sistem pengereman atau rem blong. Kondisi ini membuat pengemudi kehilangan kendali penuh atas kendaraannya di jalur menurun," ujar Yohana.
Dalam situasi panik karena laju kendaraan yang kian tak terkendali, Rahmat Hidayat selaku pengemudi berusaha menghindari jatuh ke jurang atau menabrak pengendara lain dari arah berlawanan.
Ia kemudian memutuskan membanting setir ke arah kanan. Namun nahas, di sisi kanan jalan tengah terparkir sebuah mobil Daihatsu dengan nomor polisi DK 1779 QC.
Benturan keras pun tak terelakkan. Mobil Daihatsu milik Gede Budha Wartana, 38, warga setempat, langsung dihantam dari arah belakang.
Karena besarnya momentum beban truk, mobil minibus tersebut terseret hingga sejauh 15 meter dari titik awal parkir.
Laju kedua kendaraan baru berhenti total setelah mobil Daihatsu tersebut menghantam bangunan di pinggir jalan yang berfungsi sebagai penahan benturan terakhir.
Meskipun kecelakaan terjadi dengan intensitas benturan yang cukup tinggi, pihak kepolisian memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
Pengemudi truk berhasil selamat tanpa luka berarti, sementara pemilik mobil tidak berada di dalam kendaraan saat kejadian berlangsung.
"Kami bersyukur tidak ada korban meninggal dunia maupun luka-luka dalam peristiwa ini. Namun, kerusakan pada kedua kendaraan sangat signifikan. Kerugian materiil diperkirakan mencapai Rp50 juta," tambah Yohana.
Pihak Polsek Banjar langsung mengamankan lokasi untuk mencegah kemacetan dan melakukan evakuasi terhadap kedua kendaraan yang ringsek.
Polisi juga kembali mengingatkan para pengguna jalan, terutama pengemudi angkutan barang, untuk lebih waspada saat melintasi jalur Buleleng yang memiliki banyak titik turunan ekstrem.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu memastikan kondisi fisik kendaraan dalam keadaan prima, terutama sistem pengereman, sebelum melintas di jalur rawan seperti Munduk. Pengecekan rutin adalah kunci untuk mencegah tragedi seperti ini terulang kembali," kata dia. (*)
Editor : I Made Mertawan