Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

IMPACT+ Bali 2026 Guncang Industri Desain! 40 Brand Nasional Tumpah Ruah, Bali Jadi Pusat Inovasi Konstruksi

Wiwin Meliana • Rabu, 21 Januari 2026 | 14:34 WIB

IMPACT+ Bali 2026 Guncang Industri Desain di Bali
IMPACT+ Bali 2026 Guncang Industri Desain di Bali

BALIEXPRESS.ID — Bali tak lagi sekadar destinasi wisata. Pulau Dewata kini mulai menegaskan diri sebagai episentrum baru industri desain, arsitektur, dan konstruksi nasional lewat kehadiran IMPACT+ BALI 2026, pameran inovasi dan desain yang untuk pertama kalinya digelar di Bali.

Ajang bergengsi ini diinisiasi oleh MPX Indonesia, platform kolaborasi industri desain dan arsitektur, yang mempertemukan produsen, kontraktor, arsitek, desainer interior, hingga end-user dalam satu ekosistem interaktif yang menyuguhkan solusi teknologi dan desain masa depan.

Baca Juga: Astra Motor Bali Dukung Kompetensi Melalui Edukasi Cuci Motor di SLB Negeri 3 Denpasar

Tak main-main, 40 brand skala nasional dari sektor material bangunan, teknologi, hingga desain interior ikut ambil bagian. Mulai dari Daikin, Granito, Solahart, Propan Paint, Maxxiroof, Valentino Gress, hingga FORTRESS, seluruhnya hadir membawa inovasi unggulan yang siap “menyerbu” pasar properti Bali yang terus menggeliat.

“Kami ingin membawa semangat kolaborasi dan inovasi ke Bali. Potensi pasar properti di sini sangat besar dan strategis,” ujar Antonius Yan Halim, Managing Director MPX Indonesia, Rabu (21/1/2026).

IMPACT+ Bali 2026 juga mendapat dukungan penuh dari berbagai asosiasi profesi, mulai dari IAI, IALI, HDII, INKINDO, GAPEKSINDO, REI, HIMPERRA, PII, hingga Dewata Engineering Club. Dukungan ini menjadi sinyal kuat bahwa Bali sedang dipersiapkan sebagai hub industri kreatif dan konstruksi modern di Indonesia Timur.

Baca Juga: Pohon Pule Setinggi 40 Meter Tumbang di Setra Kebon Tabanan, Palinggih Pura Beji Roboh

Pameran yang digelar di Harris Sunset Convention Hall, Kecak Grand Ballroom, ini berlangsung sejak pukul 13.00 hingga 20.00 WITA, dan menjadi magnet bagi pelaku proyek hospitality, properti, hingga infrastruktur.

Salah satu peserta yang mencuri perhatian adalah FORTRESS, brand pintu baja bermotif kayu yang dikenal dengan standar keamanan tinggi dan estetika premium. Melalui IMPACT+ Bali 2026, FORTRESS menegaskan bidikannya di sektor hotel, vila, residensial, hingga proyek komersial.

Produk FORTRESS dirancang adaptif terhadap iklim tropis Bali, namun tetap selaras dengan konsep arsitektur modern dan sentuhan lokal.

“Kami ingin lebih dekat dengan para pengambil keputusan di industri desain dan properti. Bali adalah pasar strategis,” kata Hens Sumarauw, National Sales Manager FORTRESS.

Tak hanya pamer produk, FORTRESS juga membuka sesi diskusi proyek hingga pertemuan privat selama berada di Bali pada 19–23 Januari 2026, sebagai langkah memperkuat penetrasi di segmen project-based market.

Baca Juga: Diet Tinggi Lemak dapat Menyebabkan Gangguan pada Hati

Sementara itu, Joni Effendi, Founder & CEO FORTRESS, menilai IMPACT+ sebagai platform penting untuk membangun kolaborasi jangka panjang berbasis kualitas dan inovasi.

Dengan hadirnya IMPACT+ Bali 2026, wajah Bali perlahan bergeser dari sekadar destinasi pariwisata menjadi lahan subur pertumbuhan industri kreatif, desain, dan konstruksi berteknologi tinggi.

Jika tren ini berlanjut, bukan tak mungkin Bali akan menjadi rujukan utama proyek properti berkelas nasional hingga internasional dalam beberapa tahun ke depan. Pulau Dewata pun siap naik level — bukan hanya indah, tapi juga inovatif.

Editor : Wiwin Meliana
#bali #desain #impact