BALIEXPRESS.ID– Upaya meningkatkan keselamatan pelari perempuan terus dilakukan melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk “Peningkatan Kesadaran dan Keselamatan Pelari Perempuan Melalui Pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan Edukasi Sport Injury di Komunitas OpenMile Denpasar” yang dilaksanakan pada Minggu, 29 November 2026, pukul 09.00–12.00 WITA.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh tim dosen Universitas Warmadewa yang terdiri dari dr. Komang Aditya Yudistira, Sp.JP, dr. Ni Made Puspa Dewi Astawa, Sp.OT, dan I Putu Arwan Puspa Resmawan, S.H., M.Kn. Program ini menyasar pelari perempuan yang tergabung dalam Komunitas OpenMile Denpasar sebagai bagian dari upaya promotif dan preventif untuk meningkatkan keselamatan olahraga.
Rangkaian kegiatan meliputi penyuluhan dan pelatihan Bantuan Hidup Dasar (BHD) yang membekali peserta dengan pengetahuan dan keterampilan dasar dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan medis, seperti henti jantung mendadak saat berolahraga.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Susut Bangli: Pohon Tumbang Timpa Kandang, Sapi dan Babi Mati
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai cedera olahraga (sport injury), mulai dari pengenalan jenis cedera yang sering dialami pelari perempuan, faktor risiko, hingga penanganan awal dan pencegahan cedera.
Antusiasme peserta terlihat selama sesi praktik langsung dan diskusi interaktif. Para pelari perempuan diberikan kesempatan untuk mempraktikkan keterampilan BHD serta teknik penanganan awal cedera olahraga dengan pendampingan instruktur.
Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan rasa aman dan kesiapsiagaan peserta dalam menjalani aktivitas lari.
Melalui kegiatan PKM ini, tim pengabdi berharap pelari perempuan semakin sadar akan pentingnya keselamatan diri saat berolahraga dan mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam aktivitas sehari-hari.
Kegiatan ini juga menjadi bentuk kontribusi nyata perguruan tinggi dalam mendukung gaya hidup sehat dan aman di masyarakat.
Kegiatan PKM ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 3: Good Health and Well-Being, dengan meningkatkan kesehatan dan keselamatan pelari perempuan
- SDG 5: Gender Equality, melalui pemberdayaan perempuan dalam aspek keselamatan olahraga
- SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui kolaborasi antara perguruan tinggi dan komunitas olahraga