BALIEXPRESS.ID – Tim dosen Universitas Warmadewa melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) bertajuk Skrining Hipertensi dan Edukasi Gerakan DASH Diet serta Penyuluhan Undang-Undang Perlindungan Lansia bagi masyarakat lanjut usia (lansia) di Desa Blahbatuh, Kecamatan Blahbatuh, Kabupaten Gianyar, pada Sabtu, 22 November 2025, pukul 08.00–13.00 WITA.
Kegiatan PKM ini dilaksanakan oleh tim dosen yang terdiri dari dr. Komang Aditya Yudistira, Sp.JP (230800600), dr. A.A. Ngurah Rai Kusuma Putra, Sp.B, serta Anak Agung Gede Ananta Wijaya Sahadewa, S.H., M.H. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan deteksi dini hipertensi serta memberikan edukasi mengenai pola makan sehat berbasis Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH Diet) sebagai upaya tatalaksana dan pencegahan hipertensi pada lansia.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pre-test untuk menilai pengetahuan awal peserta, dilanjutkan dengan skrining tekanan darah menggunakan alat yang terkalibrasi. Hasil skrining menunjukkan bahwa sebagian peserta memiliki tekanan darah di atas normal dan belum menyadari kondisi tersebut. Peserta kemudian mendapatkan penyuluhan mengenai hipertensi, faktor risiko, komplikasi, serta pentingnya perubahan gaya hidup.
Baca Juga: Cuaca Ekstrem di Susut Bangli: Pohon Tumbang Timpa Kandang, Sapi dan Babi Mati
Pada sesi edukasi DASH Diet, peserta diberikan pemahaman mengenai pengaturan asupan garam, konsumsi buah dan sayur, serta contoh menu sederhana yang mudah diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, dilakukan pula penyuluhan mengenai hak-hak lansia berdasarkan Undang-Undang Perlindungan Lansia, khususnya terkait akses terhadap pelayanan kesehatan dan perlindungan sosial.
Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Sebagai bentuk evaluasi, kegiatan ditutup dengan post-test yang menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan lansia setelah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan PKM ini, diharapkan lansia di Desa Blahbatuh dapat lebih peduli terhadap kesehatan kardiovaskularnya serta mampu menerapkan pola hidup sehat secara mandiri. Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendukung upaya promotif dan preventif dalam menekan angka kejadian penyakit tidak menular di masyarakat. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya:
- SDG 3: Good Health and Well-Being, melalui peningkatan kesehatan lansia, deteksi dini hipertensi, dan pencegahan penyakit kardiovaskular.
- SDG 10: Reduced Inequalities, dengan memberikan akses edukasi kesehatan dan informasi perlindungan hukum bagi lansia.
- SDG 17: Partnerships for the Goals, melalui kolaborasi antara dosen, pemerintah desa, dan kader kesehatan setempat.