Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Lebih dari 10.000 Ibu Rumah Tangga Jadi Penggerak Ekonomi Keluarga Lewat Program Miss Cimory

Rika Riyanti • Jumat, 23 Januari 2026 | 14:31 WIB

 

PENGGERAK: Para Miss Cimory yang hadir pada malam apresiasi, Kamis (22/1)
PENGGERAK: Para Miss Cimory yang hadir pada malam apresiasi, Kamis (22/1)

 


BALIEXPRESS.ID — Peran ibu rumah tangga dalam menjaga ketahanan ekonomi keluarga kian nyata.

Melalui program Miss Cimory, lebih dari 10.000 ibu rumah tangga di berbagai daerah Indonesia kini bertransformasi menjadi pengelola keuangan keluarga yang aktif, terencana, dan visioner, tanpa harus meninggalkan peran utama mereka di rumah.

Capaian tersebut kembali ditegaskan dalam ajang Miss Cimory Awards 2026, yang menjadi momentum apresiasi bagi ratusan ibu rumah tangga atas kontribusi mereka sepanjang 2025.

Program ini menempatkan ibu rumah tangga bukan sekadar sebagai pencari tambahan penghasilan, tetapi sebagai pengambil keputusan finansial di dalam keluarga.

Baca Juga: BPJamsotek Denpasar Serahkan Klaim JKM Kepada Dua Ahli Waris Nelayan

“Sejak awal, Miss Cimory bukan tentang jualan semata,” ujar Hendri Viarta, Direktur Cimory Group, Kamis (22/1).

“Program ini lahir dari keyakinan bahwa ibu rumah tangga punya potensi besar sebagai pengambil keputusan finansial keluarga. Mereka adalah CFO dari teras rumah,” imbuhnya.

Sejak diluncurkan pada 2013, Miss Cimory telah menaungi lebih dari 10.000 ibu rumah tangga yang tersebar di 17 provinsi.

Melalui sistem kemitraan tanpa modal dan tanpa jaminan, para ibu dibekali pelatihan berkelanjutan di Cimory Center, yang bagi mereka menjadi ruang belajar sekaligus jejaring dukungan.

Baca Juga: Parade Ogoh-Ogoh, Ruang Bebas Ekspresi Yowana Sambut Nyepi di Buleleng

Salah satu rutinitas utama adalah Noon Ceremony yang digelar setiap pukul 13.00, setelah para ibu menyelesaikan urusan rumah tangga di pagi hari.

Dalam forum tersebut, para ibu rumah tangga mendapatkan pembekalan mulai dari komunikasi, penguatan karakter, hingga literasi digital.

Pola ini membentuk kedisiplinan dan kepercayaan diri yang kemudian berpengaruh pada cara mereka mengelola keuangan keluarga.

Pada Miss Cimory Awards 2026, sebanyak 461 Miss Cimory menerima apresiasi atas kinerjanya.

Rinciannya, 199 orang meraih penghargaan kategori Growth Business dan 211 orang kategori Growth People.

Selain itu, penghargaan spesialisasi produk diberikan kepada 25 pemenang kategori Meat Product dan 25 pemenang kategori Cimory Milk & Dairy, serta satu penghargaan tertinggi untuk Miss Cimory Terbaik 2026.

Baca Juga: Pemkab Buleleng Bakal Tertibkan Kabel Semrawut 

Hendri menegaskan bahwa capaian para ibu rumah tangga tersebut tidak terlepas dari konsistensi dan integritas yang dibangun sehari-hari.

“Pemenang kami adalah mereka yang konsisten hadir di Noon Ceremony (NC) pukul 13.00 dan memiliki integritas tinggi. Kami ingin memperkuat pribadi para ibu dari sosok yang mungkin dulunya pemalu menjadi 'Ibu Profesional' yang disiplin, jujur, dan berwawasan luas,” tambahnya.

Dari kedisiplinan tersebut, banyak ibu rumah tangga mampu memperoleh penghasilan rata-rata setara UMR, bahkan melampauinya.

Penghasilan itu kemudian dikelola secara lebih terencana, tidak hanya untuk kebutuhan konsumsi, tetapi juga dialokasikan ke tabungan pendidikan anak, perlindungan kesehatan, jaminan hari tua, hingga pengembangan usaha keluarga di lingkungan sekitar.

Baca Juga: Digitalisasi Administrasi Pendidikan, Buleleng Targetkan Tuntas E-Surat dan TTE Tingkat SD Tahun Ini

“Kami melihat ada perubahan cara berpikir. Para ibu ini tidak sekadar mencari tambahan uang belanja, mereka sedang merancang masa depan,” jelas Hendri.

“Mereka belajar mengelola risiko dengan berinvestasi dan membangun aset. Ini adalah bukti nyata kemandirian finansial yang berkelanjutan,” tambahnya.

Dampak jangka panjang dari peran ibu rumah tangga ini mulai terlihat.

Sepanjang 2025, tercatat 29 anak Miss Cimory berhasil menyelesaikan pendidikan Sarjana (S1), sebuah capaian yang berangkat dari stabilitas ekonomi keluarga, pemenuhan nutrisi, dan perencanaan pendidikan yang lebih matang.

 

Sebagai bentuk apresiasi, Cimory juga menambah kuota program Umrah menjadi 90 orang pada tahun ini.

Miss Cimory Awards 2026 sekaligus menegaskan bahwa program ini berkontribusi pada tiga pilar utama, yakni memperluas distribusi produk bernutrisi ke keluarga Indonesia, membangun generasi penerus melalui fondasi pendidikan dan ekonomi yang kuat, serta mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera dan inklusif secara finansial.

Menutup pernyataannya, Hendri mengajak lebih banyak ibu rumah tangga untuk berani mengambil peran strategis dalam keluarga.

“Program Miss Cimory menyediakan sistem kemitraan tanpa modal dan tanpa jaminan yang berasaskan kepercayaan. Kami ingin setiap ibu di Indonesia memiliki kesempatan untuk menjadi berdaya, mandiri, dan visioner demi masa depan keluarga mereka,” tutupnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#miss #bali #Cimory #ibu rumah tangga