BALIEXPRESS.ID- Bale Gong sepanjang 16 meter di Pura Puseh Dasar Senganan, Desa Senganan, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan, roboh, Jumat (23/1/2026).
Kejadian tersebut akibat angin kencang yang melanda hampir seluruh wilayah di Kabupaten Tabanan.
Bendesa Adat Senganan, Nyoman Nasta, ketika dikonfirmasi menjelaskan peristiwa itu, terjadi sekitar pukul 13.30 wita. Dalam kejadian tersebut, dikatakan Nasta tidak ada korban jiwa.
“Bale Gong di Pura Desa ini roboh pada Jumat siang. Peristiwa ini mengejutkan warga karena bangunan itu baru berumur setahun dan dibangun menggunakan dana hibah dari Pemkab Badung,” jelasnya.
Selain angin kencang, robohnya bale gong ini menurutnya juga disebabkan oleh konstruksi bangunan berukuran 16×5 meter tersebut dinilai tidak cukup kuat untuk menahan beban bangunan dan terpaan angin.
Di areal Pura Puseh ini, ada beberapa bangunan yang kondisinya hampir sama.
Upaya pencegahan atas kejadian serupa di area pura, krama desa segera melakukan langkah antisipasi darurat.
“Salah satunya, adalah warga bergotong royong memasang patok siku kuda-kuda serta tali pengaman pada ujung-ujung bangunan bale lainnya agar tidak ikut ambruk saat cuaca buruk melanda,” lanjutnya.
Meski tidak ada korban jiwa, namun kerugian materiil akibat kejadian ini diakui Nasta mencapai ratusan juta.
“Untuk pelaporan kejadian ini, nanti kami akan lakukan pendataan terlebih dahulu. Selanjutnya barulah kami melaporkan ke pihak terkait untuk mendapatkan penanganan resmi atas kerusakan bangunan bantuan tersebut,” tambahnya. (*)
Editor : I Made Mertawan