BALIEXPRESS.ID — Dalam rangka peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2026, Dinas Ketenagakerjaan dan Energi Sumber Daya Mineral (Disnaker ESDM) Provinsi Bali melakukan pemeriksaan dan pengujian atau riksa uji terhadap objek K3 di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa.
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya memastikan standar keselamatan kerja di fasilitas publik terpenuhi.
Kepala Disnaker dan ESDM Provinsi Bali, Ida Bagus Setiawan, menyampaikan bahwa riksa uji tersebut melibatkan tenaga ahli dari Dewan Pimpinan Wilayah Asosiasi Perusahaan Jasa K3 (PJK3) Riksa Uji Bali.
Pemeriksaan dilakukan terhadap sejumlah peralatan dan instalasi vital yang menunjang operasional laboratorium.
Baca Juga: Tak Sekadar Kios, Pria Alor Ini Ubah Pegunungan Jadi Gerbang Perbankan dan Raih Juara Nasional
Riksa uji meliputi Pesawat Tenaga dan Produksi berupa generator set, Pesawat Uap Bejana Tekan (auto clave), elevator jenis dumbwaiter, instalasi listrik dan instalasi penyalur petir, serta sistem alarm kebakaran dan alat pemadam api ringan (APAR). “Khusus untuk riksa uji lingkungan kerja dilakukan oleh Penguji K3 dari UPTD Balai Hyperkes dan Keselamatan Kerja Provinsi Bali,” ujarnya.
Ida Bagus Setiawan menjelaskan, kegiatan riksa uji ini bertujuan memastikan aspek keselamatan dan kesehatan kerja berjalan sesuai ketentuan, sekaligus memberikan jaminan keamanan bagi tenaga kerja serta lingkungan kerja di UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Kerthi Bali Sadhajiwa.
Selain riksa uji fasilitas, Disnaker dan ESDM Provinsi Bali juga menggelar berbagai agenda lain dalam rangka Bulan K3 Nasional 2026 untuk memperkuat budaya K3 di lingkungan kerja.
Rangkaian kegiatan diawali dengan upacara peringatan Bulan K3 yang digelar pada 12 Januari 2026 di Kantor Disnaker dan ESDM Provinsi Bali, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Sosialisasi Literasi Keuangan dan Manajemen Risiko pada 19 Januari 2026.
Baca Juga: Atasi Stunting, Desa Tulikup Budidaya Lele Diolah Menjadi BMT
Agenda berikutnya adalah Diseminasi Penerapan Norma Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di tempat kerja yang akan dilaksanakan secara hybrid pada 27 Januari 2026.
Kegiatan ini direncanakan diikuti 50 perusahaan secara luring dan sekitar 1.000 perusahaan secara daring.
Selanjutnya, pada 10 Februari 2026, Disnaker dan ESDM Bali akan menggelar Workshop Peningkatan Norma K3 pada SPPG Penyelenggara Program MBG secara hybrid, dengan melibatkan 13 SPPG di Kota Denpasar secara langsung serta sekitar 180 SPPG se-Bali secara daring.
Baca Juga: Angin Kencang, Dahan Beringin Patah Timpa Bale Kulkul Cagar Budaya di Bangli
Bulan K3 Nasional Tahun 2026 mengusung tema “Membangun Ekosistem Pengelolaan K3 yang Profesional, Andal, dan Kolaboratif.”
Tema ini mencerminkan kebutuhan peningkatan kualitas sumber daya manusia, produktivitas, dan daya saing tenaga kerja di tengah dinamika dunia kerja yang terus berkembang.
Pemerintah Provinsi Bali bersama seluruh pemangku kepentingan di bidang ketenagakerjaan menegaskan komitmennya untuk terus menciptakan lingkungan kerja yang aman, sehat, dan nyaman, sekaligus memberikan perlindungan maksimal terhadap berbagai risiko kerja yang dihadapi para pekerja.(Ika)
Editor : Rika Riyanti