BALIEXPRESS.ID - Pemkab Badung kembali akan menggelar lomba ogoh-ogoh yang puncaknya akan dilaksnakan Maret 2026.
Pelaksanaan Badung Caka Fest 2026 dengan akan dilaksanakan selama empat hari.
Festival ini akan diawali dengan penilaian setiap zona mulai awal Februari 2026.
Baca Juga: LinkUMKM Jangkau 14,8 Juta Pengusaha, BRI Dorong Penguatan Usaha Berbasis Digital
Kepala Dinas Kebudayaan Badung, I Gde Eka Sudarwitha mengatakan, dalam Badung Caka Fest tidak hanya digelar lomba ogoh-ogoh.
Rencananya juga ajan digelar lomba membuat tapel barong, ogoh-ogoh mini, dan lainnya.
“Kami ingin kegiatan ini dapat diikuti oleh masyarakat luas dan mempromosikan budaya lokal,” ujar Sudarwitha, Selasa (27/1).
Baca Juga: Bisa Diklaim, DLHK Anggarkan Asuransi Pohon Perindang di Kota Denpasar
Pihaknya menyebutkan, khusus untuk ogoh-ogoh sebelum pelaksanaan festival akan dilakukan penilaian.
Penilaian karya sekaa teruna dan yowana ini pun akan dibagi menjadi 7 zona yang dimulai awal Februari 2025.
Penilaiannya sendiri, meliputi pembuatan, kesesuaian tema, dan koreografi.
“Hasil penilaian akan diumumkan pada 16 Februari 2026, dengan juara 1, 2, dan 3 di masing-masing zona,” ungkapnya.
Terkait pelaksanaan festival, Sudarwitha mengaku akan digelar selama empat hari pada Maret 2026.
Hanya saja dirinya tidak menyebutkan tanggal pasti pelaksanaan.
Kemudian terkait pembuatan ogoh-ogoh, dirinya kembali mengingatkan untuk menggunakan undagi lokal.
Jika ketahuan menggunakan undagibdari luar Kabupaten Badung maka akan ada sanksi yang diberikan.
“Jika tidak menggunakan undagi lokal, akan ada pengurangan nilai,” pungkasnya. (*)
Editor : Putu Resa Kertawedangga