BALI EXPRESS.ID – Selama 35 tahun hadir di Tanah Air, McDonald’s Indonesia tidak hanya dikenal sebagai jaringan restoran cepat saji, tetapi juga tumbuh menjadi bagian dari kehidupan masyarakat. Mengusung semangat “Sepenuhnya Indonesia”, McDonald’s menegaskan komitmennya untuk terus menyatu dengan nilai-nilai lokal, memperkuat ekosistem dalam negeri, dan memberikan dampak sosial berkelanjutan.
Sejak membuka restoran pertamanya di Sarinah Thamrin, Jakarta Pusat, pada 1991, McDonald’s Indonesia kini telah mengoperasikan lebih dari 300 restoran yang tersebar di 94 kota di seluruh Tanah Air.
Baca Juga: Bupati Adi Arnawa Kembali Serahkan Penghargaan Bagi Lansia Di Atas 75 Tahun
Associate Director of Marketing McDonald’s Indonesia, Caroline Kurniadjaja, menegaskan bahwa “Sepenuhnya Indonesia” bukan sekadar tema perayaan ulang tahun.
“Ini adalah komitmen yang telah kami bangun sejak awal kehadiran McDonald’s di Indonesia. Kami akan terus beradaptasi melalui inovasi, sekaligus membuka lapangan pekerjaan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di berbagai daerah,” ujarnya.
Seiring perubahan gaya hidup masyarakat, McDonald’s Indonesia terus menghadirkan berbagai inovasi layanan. Mulai dari menjadi restoran cepat saji pertama di Indonesia yang menghadirkan layanan Drive Thru, memperkenalkan McDelivery, hingga memanfaatkan kanal digital sebagai bagian dari pengalaman pelanggan.
Baca Juga: Tradisi Medewa Ayu di Pemuteran: Tarian Sakral asal Seraya, Diawali dengan Base Tampina
Komitmen terhadap kualitas juga diwujudkan melalui penerapan standar keamanan pangan yang ketat dan prinsip halalan thayyiban. McDonald’s Indonesia tercatat sebagai restoran cepat saji pertama yang memperoleh sertifikasi halal MUI pada 1994, serta menjadi yang pertama meraih sertifikat halal sepanjang masa dari BPJPH pada 2024. Selain itu, berbagai menu bercita rasa Nusantara seperti nasi uduk, ayam gulai, hingga burger rendang terus dihadirkan dan dikembangkan khusus untuk selera masyarakat Indonesia.
Nilai kebersamaan juga tercermin melalui berbagai program sosial. Sepanjang 2025, melalui payung “Mekdi untuk Kemanusiaan”, McDonald’s Indonesia telah melaksanakan lebih dari 11.000 aktivitas sosial yang menjangkau 99 kota/kabupaten. Program tersebut meliputi edukasi literasi anak, renovasi fasilitas sekolah, bantuan pangan, hingga aksi kemanusiaan bagi korban bencana alam, dengan lebih dari 50.000 paket makanan didonasikan.
Di sisi internal, McDonald’s Indonesia saat ini mempekerjakan lebih dari 10.000 karyawan, termasuk penyandang disabilitas. Berbagai program pelatihan juga terus dijalankan guna mendukung pengembangan keterampilan dan jenjang karier karyawan.
Baca Juga: Antisipasi Jadi Kota Tua, Peremajaan Kawasan Nusa Dua Dimulai
Komitmen jangka panjang McDonald’s Indonesia juga tercermin melalui kemitraan dengan pemasok lokal. Sekitar 76 persen bahan baku berasal dari dalam negeri, bahkan bahan utama seperti ayam, sayuran, telur, beras, cabai, dan minyak seluruhnya disuplai oleh pemasok lokal. Sejak 2023, McDonald’s Indonesia juga memberikan fasilitas BPJS Ketenagakerjaan kepada lebih dari 100 mitra pemasok sebagai bentuk perlindungan dan apresiasi.
Salah satu mitra pemasok, Made Gunada, mengungkapkan bahwa kemitraan dengan McDonald’s Indonesia telah memberikan dampak ekonomi signifikan bagi petani lokal dan wilayah sekitarnya.
Momentum 35 tahun turut dirayakan melalui peluncuran film pendek “Sepenuhnya Indonesia” yang mengangkat kisah keseharian dan nilai kebersamaan masyarakat. Film ini digarap oleh sutradara Dimas Djayadiningrat dan dibintangi Ario Bayu, dengan pendekatan storytelling yang hangat dan autentik.
Sepanjang 2026, berbagai program juga telah disiapkan, mulai dari menu spesial Ramadan, perluasan program Safari Dongeng Ramadan di 35 kota/kabupaten, hingga kembalinya menu Ini Rasa Kita pada perayaan Hari Kemerdekaan. McDonald’s Indonesia juga akan menghadirkan promo spesial 35 tahun setiap tanggal 26, mulai Februari mendatang.
“Bagi kami, 35 tahun adalah tentang kepercayaan yang dibangun dari waktu ke waktu. Ke depan, kami akan terus beradaptasi dan menghadirkan makna yang relevan bagi masyarakat, karena kami Sepenuhnya Indonesia,” tutup Caroline.
Editor : Ninuk Febriani