Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Penyuluh Agama Hindu Lakukan Pembinaan di Pasraman Desa Adat Patas

Putu Agus Adegrantika • Rabu, 28 Januari 2026 | 20:47 WIB
PEMBINAAN : Pembinaan peserta pesraman di Desa Adat Patas, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang.
PEMBINAAN : Pembinaan peserta pesraman di Desa Adat Patas, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang.

 

BALIEXPRESS.ID – Dalam upaya melestarikan adat, budaya, dan nilai-nilai agama Hindu, Penyuluh Agama Hindu melaksanakan kegiatan pembinaan di Pasraman Desa Adat Patas, Desa Taro, Kecamatan Tegallalang, Rabu (28/1). Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam memperkuat pendidikan keagamaan nonformal di tengah masyarakat adat.

Pembinaan tersebut dipandu langsung oleh Penyuluh Agama Hindu Kementerian Agama Kabupaten Gianyar, Ida Ayu Kade Ratnawati, bersama tim Penyuluh Agama Hindu yang mewilayahi Kecamatan Tegallalang. Ia menyampaikan materi yang menekankan pentingnya pemahaman ajaran agama Hindu sejak usia dini sebagai fondasi pembentukan karakter generasi muda.

Menurut Ida Ayu Kade Ratnawati, pasraman memiliki peran strategis sebagai wadah pendidikan spiritual dan moral yang berbasis kearifan lokal. "Melalui pasraman, nilai-nilai tattwa, susila, dan upacara dapat diwariskan secara berkesinambungan kepada generasi penerus, " paparnya.

Selain pendalaman ajaran agama, kegiatan pembinaan juga diisi dengan penguatan pemahaman adat istiadat serta tradisi desa adat. Hal ini dinilai penting agar anak-anak pasraman tidak hanya memahami aspek ritual, tetapi juga makna filosofis yang terkandung dalam setiap pelaksanaan upacara keagamaan.

Ia menambahkan bahwa pelestarian budaya Bali harus berjalan seiring dengan penguatan keimanan dan etika. "Di tengah arus globalisasi, pasraman diharapkan menjadi benteng yang menjaga identitas budaya dan spiritual masyarakat Hindu Bali, " imbuh Dayu Ratna.

Kegiatan pembinaan tersebut mendapat sambutan positif dari pengelola pasraman dan krama Desa Adat Patas. Kehadiran penyuluh agama dinilai mampu memberikan motivasi serta menambah wawasan peserta pasraman dalam memahami ajaran agama secara lebih mendalam.

Melalui kegiatan ini, Kementerian Agama Kabupaten Gianyar berharap pembinaan pasraman dapat terus dilakukan secara berkelanjutan, sehingga adat, budaya, dan agama Hindu tetap lestari serta mampu diwariskan kepada generasi muda di Desa Taro dan wilayah sekitarnya.*

Editor : Putu Agus Adegrantika