BALIEXPRESS.ID- Aksi pencurian sepeda motor di Tabanan yang viral di media sosial akhirnya dilaporkan ke polisi.
Pencurian ini terjadi di Banjar Dinas Ngis Kaja, Desa Jegu, Kecamatan Penebel, Kabupaten Tabanan.
Pelaku bonyok dihajar warga. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan pihak kepolisian.
I Made Sumardia, Kawil Banjar Dinas Ngis Kaja, Desa Jegu dikonfirmasi Rabu (28/1/2026), membenarkan di wilayahnya terjadi kasus pencurian dan pelakunya sempat dikeroyok massa.
“Peristiwa itu terjadi pada Senin (26/1/2026) malam sekitar pukul 20.00 Wita, pencuriannya terjadi di rumah korban dan benar pelakunya sempat dikeroyok massa,” jelasnya ketika dikonfirmasi melalui saluran teleponnya.
Adapun kronologi peristiwa tersebut, dipaparkan Sumardia bermula dari adanya laporan dari warga bahwa salah seorang warga Banjar Dinas Ngis Kaja, bernama Gede Ditya Nanta Putra, 23, kehilangan sepeda motor yang diparkir di pekarangan rumahnya.
Korban Ditya pada Senin malam lalu baru datang dari wantilan desa setelah selesai latihan megambel.
Korban memarkir sepeda motor Honda Vario 125 berwarna biru di pekarangan rumahnya dengan kondisi kunci masih nyantol.
“Saat itu, karena kondisi rumah sepi dan jarak rumah korban dengan jalan raya cukup dekat, sekitar 3 meter, pelaku yang diketahui berasal dari Surabaya langsung mengambil sepeda motor milik korban dengan mudah,” ungkapnya.
Setelah itu, pelaku langsung melarikan sepeda motor milik korban dan sempat dititipkan di dagang durian yang berlokasi di utara Desa Jegu.
Keesokan harinya teman korban memberitahu jika sepeda motor tersebut ditemukan di dagang durian.
“Mengetahui sepeda motor milik korban ada di dagang durian tersebut, maka massa langsung menghajar pelaku sampai babak belur. Saya sampai disana massa sudah menghajar pelaku,” ungkapnya.
Untuk mencegah kondisi korban lebih parah, akhirnya pihak kepolisian dari Polsek Penebel melarikannya ke RSUD Tabanan.
Kapolsek Penebel, AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, ketika dikonfirmasi membenarkan terjadi kasus pencurian sepda motor yang menyebabkan pelakunya babak belur dikeroyok massa.
“Iya benar ada kasus pencurian, saat ini kasusnya masih dalam proses di Polsek Tabanan dan pelakunya sudah dalam dimintai ketrangan,” jelasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan