BALIEXPRESS.ID – Penyuluh Agama Hindu wilayah Kecamatan Payangan berkolaborasi dengan Pemerintah Desa Melinggih Kelod, Kecamatan Payangan, dalam mewujudkan gerakan ekoteologi melalui kegiatan jalan sehat yang dirangkaikan dengan aksi bersih-bersih lingkungan, Jumat (30/1). Kegiatan ini menjadi simbol kepedulian bersama terhadap kelestarian alam sekaligus upaya menanamkan kesadaran ekologis di tengah masyarakat.
Aksi ekoteologi yang dilaksanakan difokuskan pada pembersihan sampah di lingkungan desa, khususnya sampah plastik yang berpotensi merusak ekosistem. Kegiatan berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan, menyusuri sejumlah titik lingkungan desa yang dinilai membutuhkan perhatian khusus dalam hal kebersihan.
Penyuluh Agama Hindu, Ni Wayan Seri Nuryanti, menjelaskan kegiatan tersebut diikuti oleh Sekretaris Desa, Kelihan Dinas, seluruh staf Pemerintahan Desa Melinggih Kelod, serta melibatkan berbagai unsur masyarakat. " Kolaborasi lintas elemen ini menunjukkan kuatnya komitmen bersama dalam menjaga keharmonisan antara manusia, alam, dan nilai-nilai spiritual yang diwariskan secara turun-temurun, " paparnya.
Baca Juga: Kartu BPJS Ketenagakerjaan untuk Sulinggih di Gianyar Mulai Disalurkan
Penyuluh Agama Hindu turut berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya tanggung jawab sosial, tetapi juga bagian dari pelaksanaan dharma. Nilai-nilai keagamaan diharapkan mampu menjadi landasan moral dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya pelestarian alam.
Seri Nuryanti, menambahkan bahwa gerakan ekoteologi merupakan implementasi nyata ajaran Hindu yang menekankan keseimbangan hubungan manusia dengan alam. "Karena lingkungan yang bersih dan lestari akan berdampak langsung pada kualitas kehidupan masyarakat secara lahir dan batin, " imbuhnya.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Desa Melinggih Kelod bersama Penyuluh Agama Hindu berharap gerakan ekoteologi dapat terus berlanjut dan menjadi budaya hidup masyarakat. Dengan kolaborasi yang berkesinambungan, desa diharapkan mampu menjadi contoh dalam penerapan nilai-nilai keagamaan yang selaras dengan upaya pelestarian lingkungan. *