Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Misteri Ibu dan Anak Hilang di Buleleng: Diduga Jadi PMI di Maladewa, Balita Dititipkan di Luar Bali

Dian Suryantini • Sabtu, 31 Januari 2026 | 07:22 WIB
Sella pergi dari rumah di Desa Kalibukbuk, Buleleng.
Sella pergi dari rumah di Desa Kalibukbuk, Buleleng.

 

BALIEXPRESS.ID- Suasana di Banjar Dinas Celukbuluh, Desa Kalibukbuk, Kecamatan Buleleng, mendadak diselimuti kecemasan sejak Senin  (20/1/2026).

Seorang ibu muda bernama Sella Yulia Sri Hartati, 34 dan putra kecilnya, Gede Prada Aprilianogiknak yang baru menginjak usia 4 tahun, dilaporkan hilang tanpa jejak.

Kepergian mereka yang tiba-tiba pada pukul 19.00 Wita menyisakan tanda tanya besar bagi sang suami, Putu Prendy Ardi Lesmana, yang akhirnya menempuh jalur hukum demi menemukan orang-orang tercintanya.

Laporan resmi pun dilayangkan Prendy ke Polres Buleleng keesokan harinya.

Dengan nomor aduan Lap.Aduan/2/I/2026/SPKT/Res.Buleleng, dimulailah upaya pencarian besar-besaran yang melibatkan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Buleleng.

Seiring berjalannya waktu, tabir misteri ini perlahan mulai tersingkap. Penyidik menduga mereka diduga telah meninggalkan Bali.

Penyelidikan yang dipimpin oleh Kanit IV Satreskrim Polres Buleleng, Iptu Agus Fajar Gumelar, bersama tim opsnal mulai membuahkan hasil setelah melakukan penggalian keterangan mendalam dari pihak pelapor dan keluarga besar.

Dari rentetan informasi yang dikumpulkan, polisi mencium adanya skenario yang telah disusun oleh Sella sebelum menghilang dari rumah.

Kasi Humas Polres Buleleng, Iptu Yohana Rosalin Diaz, dalam keterangannya pada Jumat (30/1/2026), mengungkapkan bahwa sang anak diduga tidak sedang bersama ibunya saat ini.

Berdasarkan penelusuran, balita berusia empat tahun tersebut disinyalir telah dititipkan oleh Sella kepada orang tuanya yang berdomisili di luar wilayah Bali.

Langkah ini diduga dilakukan sebagai persiapan sebelum Sella melintasi batas negara.

"Dugaan sementara, anak tersebut dibawa oleh ibunya terlebih dahulu untuk dititipkan kepada kakek dan neneknya di luar Bali. Saat ini, tim kami masih terus menelusuri lokasi pasti keberadaan anak tersebut untuk memastikan kondisinya baik-baik saja," jelas Yohana.

Motif di balik kepergian Sella mulai terpetakan. Hasil pendalaman Satreskrim Polres Buleleng menunjukkan bahwa Sella Yulia Sri Hartati tidak sekadar pergi tanpa tujuan.

Data intelijen kepolisian dan keterangan saksi mengarah pada Maladewa (Maldives).

Ibu satu anak ini diketahui berangkat ke luar negeri untuk mencari pekerjaan sebagai Pekerja Migran Indonesia (PMI).

Informasi ini menjadi titik balik dalam penyelidikan. Sella, yang memiliki ciri fisik tinggi badan 165 cm dengan kulit sawo matang, diduga kuat sudah berada di wilayah kepulauan di Samudera Hindia tersebut saat laporan hilangnya diproses.

Kepolisian masih harus memvalidasi dokumen keberangkatan dan jalur yang digunakannya.

"Terkait ibu korban, informasi awal yang kami terima menyebutkan yang bersangkutan kini berada di Maladewa untuk bekerja. Hal ini masih terus kami dalami, termasuk melakukan koordinasi lintas instansi guna memastikan kebenaran informasi tersebut," tambah Yohana.

Meski titik terang mulai muncul, bagi keluarga yang ditinggalkan, sepuluh hari tanpa kabar tetaplah waktu yang menyiksa.

Sosok Gede Prada yang masih kecil, dengan tinggi 103 cm dan berat 15 kg, menjadi perhatian utama dalam kasus ini.

Kepolisian memastikan bahwa fokus utama saat ini adalah perlindungan anak dan memastikan bahwa hak-hak sang anak tetap terpenuhi meski berada jauh dari ayahnya.

Polres Buleleng terus mengintensifkan upaya pencarian dengan melakukan koordinasi lintas wilayah.

Langkah ini melibatkan pengecekan data perlintasan orang serta komunikasi dengan pihak kepolisian di tempat yang diduga menjadi lokasi penitipan sang anak.

"Kami mengimbau kepada siapa pun masyarakat yang melihat atau mengetahui informasi lebih lanjut mengenai keberadaan Sella maupun putranya untuk segera melapor. Kerja sama masyarakat sangat kami harapkan agar persoalan ini segera menemui titik temu yang terang," tutup Yohana. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#Ibu hilang #pmi #buleleng