Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sinergi dan Komitmen Bersama Jimbaran Hijau dan Desa Adat Jimbaran: Dukung Visi Jimbaran sebagai Model Destinasi Wisata Berkelanjutan Bali

I Ketut Ari Teja • Rabu, 4 Februari 2026 | 19:43 WIB

 

simakrama atau dialog terbuka antara PT Jimbaran Hijau dengan Desa Adat Jimbaran, Selasa (3/2)
simakrama atau dialog terbuka antara PT Jimbaran Hijau dengan Desa Adat Jimbaran, Selasa (3/2)
BALIEXPRESS.ID – Bertempat di Kantor Desa Adat Jimbaran, Badung, telah digelar simakrama atau dialog terbuka antara PT Jimbaran Hijau dengan Desa Adat Jimbaran, Selasa (3/2).

Pertemuan ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat hubungan kolaboratif antara dunia usaha dan desa adat, khususnya dalam mewujudkan pembangunan kawasan Jimbaran yang selaras antara kemajuan modern dan kelestarian kearifan lokal Bali.

Simakrama yang berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum dialog strategis untuk menyelaraskan visi pembangunan berkelanjutan dengan aspirasi, nilai budaya, serta tatanan adat yang hidup dan dijaga oleh masyarakat Jimbaran.

Dalam konteks ini, PT Jimbaran Hijau menegaskan komitmennya untuk tumbuh bersama desa adat dengan menjunjung tinggi struktur, kewenangan, dan nilai-nilai adat setempat.

Perwakilan PT Jimbaran Hijau, Ignatius Suryanto, dalam sambutannya menekankan bahwa keberadaan perusahaan di kawasan Jimbaran tidak dapat dipisahkan dari peran dan dukungan desa adat.

Ia menyatakan bahwa pendekatan dialogis dan partisipatif menjadi prinsip utama dalam setiap rencana pengembangan.

“Komitmen kami adalah untuk hadir mendengarkan, belajar, dan berkolaborasi dengan Desa Adat Jimbaran. Setiap perkembangan di kawasan ini akan kami upayakan selaras dengan regulasi tata ruang, estetika arsitektur Bali, serta memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan krama desa,” ujarnya.

Menurut Ignatius, pembangunan yang berkelanjutan tidak hanya diukur dari aspek ekonomi, tetapi juga dari kemampuan menjaga harmoni sosial, budaya, dan lingkungan.

Oleh karena itu, perusahaan memandang desa adat bukan sekadar pemangku wilayah, melainkan mitra strategis dalam menciptakan iklim pembangunan yang sehat dan berkelanjutan.

Sementara itu, Bendesa Adat Jimbaran, I Putu Subamia, S.H., menyampaikan apresiasinya atas komitmen PT Jimbaran Hijau yang menempatkan kearifan lokal dan kelestarian alam sebagai fondasi utama dalam pengembangan kawasan.

Ia menegaskan bahwa Desa Adat Jimbaran pada prinsipnya terbuka terhadap investasi, sepanjang sejalan dengan filosofi Tri Hita Karana.

“Kami menyambut baik komitmen PT Jimbaran Hijau yang menghormati nilai-nilai adat, budaya, dan lingkungan. Dukungan moral dan sosial dari desa adat telah kami berikan, dengan harapan kolaborasi ini mampu menciptakan suasana yang kondusif bagi semua pihak,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bendesa Adat menekankan bahwa krama desa siap berpartisipasi aktif dalam menjaga keamanan, kenyamanan, serta keharmonisan wilayah. Partisipasi tersebut diharapkan bermuara pada terciptanya kemakmuran bersama, di mana masyarakat adat tidak hanya menjadi penonton, tetapi turut merasakan manfaat dari pengembangan yang dilakukan.

Dalam pertemuan tersebut, pembahasan juga menyentuh berbagai usulan kerja sama, terutama yang berkaitan dengan pengembangan masyarakat dan pengelolaan lingkungan. Di tengah kompleksitas persoalan dan isu yang dihadapi Bali saat ini—mulai dari tekanan lingkungan hingga dinamika sosial—kolaborasi antara pamong desa dan pelaku usaha dinilai semakin relevan dan mendesak.

Sebagai bentuk keseriusan, kedua belah pihak sepakat untuk terus membuka ruang komunikasi secara intensif dan berkelanjutan. Mekanisme evaluasi berkala akan dilakukan guna memantau realisasi komitmen yang telah disepakati, sehingga sinergi yang terbangun tidak berhenti pada tataran wacana.

Simakrama ini menjadi bukti bahwa investasi berkelanjutan di Bali idealnya dibangun di atas fondasi dialog, rasa saling menghormati, serta kesadaran kolektif untuk menjaga harmoni antara manusia, alam, dan budaya. Sebuah langkah nyata menuju Jimbaran yang maju tanpa kehilangan jati dirinya. (art)

Editor : I Putu Mardika
#bali #simakrama #PT Jimbaran Hijau #desa adat jimbaran #badung