Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Program Tabanan Terang, Pemkab Segera Pasang 6.793 Lampu LED di Seluruh Wilayah

IGA Kusuma Yoni • Jumat, 13 Februari 2026 | 08:23 WIB

 

Uji sinar lampu sebagai bagian dari evaluasi teknis sebelum Pemkab Tabanan memasang 6.793 lampu LED di seluruh wilayah.
Uji sinar lampu sebagai bagian dari evaluasi teknis sebelum Pemkab Tabanan memasang 6.793 lampu LED di seluruh wilayah.

BALIEXPRESS.ID- Pemkab Tabanan terus mematangkan realisasi program Tabanan Terang melalui rapat pemaparan rencana pemasangan tiang dan lampu yang digelar di Kantor Bupati Tabanan, Senin (9/2/2026).

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh Bupati Tabanan, Komang Gede Sanjaya.

Sanjaya mengatakan bahwa pada tahap awal direncanakan pemasangan sebanyak 6.793 titik lampu. Ribuan lampu tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Tabanan.

Program ini merupakan bagian dari rencana revitalisasi dan pengembangan Alat Penerangan Jalan (APJ) yang diarahkan untuk mendukung kawasan perkotaan Tabanan sebagai penyangga kawasan metropolitan Sarbagita.

Proyek ini juga menjawab masih adanya pengaduan masyarakat terkait lampu jalan mati yang rata-rata mencapai sekitar 10 laporan per hari, penggunaan lampu konvensional dengan biaya operasional tinggi, serta belum optimalnya sistem meterisasi dan integrasi berbasis smart city sebagaimana tertuang dalam RPJMD 2021–2026.

“Program Tabanan Terang ini adalah wujud komitmen kami untuk menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Penerangan yang baik bukan hanya soal cahaya, tetapi juga mendukung aktivitas ekonomi, pelayanan publik, serta menekan potensi gangguan keamanan,” ujar Sanjaya.

Bupati Sanjaya menyatakan seluruh perencanaan dilakukan secara matang agar pemasangan tepat sasaran dan berkelanjutan, termasuk dengan penggunaan teknologi lampu LED hemat energi yang ditargetkan mampu menghemat biaya listrik minimal 35 persen dibandingkan lampu konvensional.

“Kami ingin memastikan setiap titik yang dipasang benar-benar memberikan manfaat maksimal. Karena itu, uji teknis dan evaluasi kami lakukan sejak awal, termasuk memastikan standar pencahayaan sesuai SNI dan mendukung sistem pengelolaan berbasis digital,” tegasnya.

Untuk selanjutnya, pengelolaan APJ juga dirancang terintegrasi melalui platform aplikasi digital yang memungkinkan pelaporan kerusakan secara real time, pemantauan aset, serta pemeliharaan berkala agar seluruh titik lampu berfungsi optimal.

“Skema pengembangan infrastruktur ini juga diarahkan melalui pola Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) untuk mendukung efisiensi pembiayaan serta percepatan Pembangunan,” tambahnya. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#LPJ #APJ #lampu led #tabanan