Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Program Bedah Warung Jembrana Bikin UMKM Naik Kelas, Dadong Luh Sandat Senyum Semringah

I Gde Riantory Warmadewa • Kamis, 19 Februari 2026 | 07:29 WIB
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menyerahkan bantuan bedah warung milik dadong Luh Sandat, di Desa Tegalbadeng Barat, Jembrana.
Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat menyerahkan bantuan bedah warung milik dadong Luh Sandat, di Desa Tegalbadeng Barat, Jembrana.

BALIEXPRESS.ID - Senyum semringah tak lepas dari wajah Ni Luh Sandat,65, saat menyentuh dinding tembok baru warung miliknya di Desa Tegalbadeng Barat, Kabupaten Jembrana.

Selama beberapa tahun terakhir, warung kecil yang menjadi sumber penghidupannya itu hanya beratapkan asbes dan berlantaikan tanah.

Saat hujan turun, air kerap merembes masuk hingga membuat lantai becek dan tidak nyaman bagi pembeli. Namun kini, kondisi tersebut tinggal kenangan.

Melalui Program “Bedah Warung”, hasil kolaborasi antara Pemerintah Daerah dan Bumdesma LKD Kecamatan Negara, warung Dadong Luh Sandat bertransformasi menjadi tempat usaha yang lebih layak, bersih, dan nyaman.

Bupati Jembrana, I Made Kembang Hartawan, mengapresiasi kolaborasi Bumdesma LKD Kecamatan Negara dalam menyukseskan program yang menjadi bagian dari upaya penguatan ekonomi kerakyatan tersebut.

“Saya mengapresiasi kolaborasi Bumdesma LKD Kecamatan Negara turut menyukseskan program bedah warung yang menjadi program di Jembrana. Harapan kita semua sama, kita ingin mendorong UMKM-UMKM kecil yang ada di desa itu bisa bertumbuh lebih baik ke depannya,” ujarnya usai peresmian program bedah warung dan bedah rumah, Rabu (18/2/2026).

Program serupa juga dilaksanakan di Desa Yehembang, Kecamatan Mendoyo, pada warung milik I Komang Mudiarsana.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi pemerintah daerah bersama Bumdesma Cahaya Eksa Mandiri LKD Kecamatan Mendoyo.

Bupati Kembang menegaskan bahwa program Bedah Warung diharapkan mampu menjadi penopang ekonomi rakyat, sekaligus memperkuat daya saing warung tradisional di tengah menjamurnya toko modern.

“Tentu harapan kami program Bedah Warung ini bisa menjadi penopang ekonomi rakyat. Warung-warung kecil di Jembrana harus tetap eksis dan mampu bersaing,” tegasnya didampingi Ny. drg. Ani Setiawarini.

Menurutnya, keberadaan warung tradisional memiliki peran penting dalam menggerakkan ekonomi desa dan menjaga perputaran uang tetap berada di lingkungan masyarakat setempat.

Program Bedah Warung tidak hanya berhenti pada perbaikan bangunan fisik.

Pemerintah Kabupaten Jembrana juga akan memberikan pembinaan dan pendampingan berkelanjutan kepada para pemilik warung.

Pendampingan tersebut akan melibatkan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) serta Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT).

Adapun bentuk pembinaan meliputi penataan dan display produk, pengaturan pencahayaan warung, penanganan produk kedaluwarsa dan pemilihan distributor yang tepat serta akses permodalan melalui perbankan.

Dengan pendekatan menyeluruh ini, Pemkab Jembrana ingin memastikan UMKM kecil tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang dan naik kelas.

Program Bedah Warung menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan serta menghadirkan perubahan konkret bagi pelaku usaha kecil di desa. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#bupati jembrana #Bedah Warung #kembang hartawan #umkm #jembrana