BALIEXPRESS.ID- Kecelakaan tunggal akibat pengemudi mengantuk, terjadi di Jalan Yeh Gangga, Desa Sudimara, Kecamatan Tabanan, Kabupaten Tabanan, Selasa (17/2/2026) malam.
Akibatnya, pengendara sepeda motor yang bernama Faisal,35, warga asal Jember, Jawa Timur, harus dilarikan ke RSUD Tabanan untuk mendapatkan perawatan.
Kasi Humas Polres Tabanan, AKP I Gusti Made Berata, Rabu (18/2/2026), menjelaskan akibat kecelakaan tersebut, korban mengalami benturan keras sehingga menyebabkan kaki kiri korban patah serta luka pada bagian wajah dan tangan.
“Korban saat ini, tengah menjalani perawatan intensif di RSU Tabanan karena kondisi luka yang cukup parah, kasusnya sendiri sudah ditangani oleh satlantas Polres Tabanan,” jelasnya.
Menurut Berata, berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi, kejadian itu murni kecelakaan tunggal.
Diketahui korban yang mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi DK 2982 EW datang dari arah utara jurusan Desa Gubug menuju selatan ke arah Desa Sudimara.
Diduga karena mengantuk, sepeda motor yang dikendarainya oleng dan langsung menghantam plang Pertashop di pinggir jalan.
Kerasnya benturan membuat sepeda motor korban mengalami kerusakan cukup parah.
“Body depan dalam kondisi bengkok dan beberapa bagian pecah. Kerugian material ditaksir mencapai Rp3 juta,” lanjutnya.
Kecelakaan tunggal ini sempat viral di media sosial karena dari sejumlah video yang beredar di platform media sosial, terlihat terlihat beberapa barang mencurigakan berbentuk pil dan serbuk putih terbungkus plastik klip ikut terjatuh dari jok sepeda motor korban saat kecelakaan terjadi.
Barang tersebut tampak berserakan di sekitar lokasi kejadian, sehingga saat warga yang berada di TKP hendak menolong korban, tidak ada satupun warga yang berani menyentuh pil dan serbuk yang berserakan tersebut.
Terkait rekaman yang beredar dan beragam spekulasi negatif terkait pil dan serbuk putih tersebut, Berata menyatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terhadap temuan tersebut.
“Soal benda mencurigakan itu hasilnya belum bisa kami pastikan. Saat ini masih dalam pendalaman. Ditunggu saja,” tegasnya. (*)
Editor : I Made Mertawan