Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Cegah Kecelakaan, Bhabinkamtibmas Desa Musi Pasang Tanda Peringatan di Jalan Berlubang

Dian Suryantini • Jumat, 20 Februari 2026 | 08:53 WIB

 

Bhabinkamtibmas memasang tanda bahaya untuk jalan berlubang di desa Musi, Gerokgak.
Bhabinkamtibmas memasang tanda bahaya untuk jalan berlubang di desa Musi, Gerokgak.

BALIEXPRESS.ID- Kondisi infrastruktur jalan yang mengalami kerusakan di sejumlah titik wilayah Kecamatan Gerokgak, Buleleng, menjadi atensi serius jajaran kepolisian sektor setempat.

Guna meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas (lakalantas), Bhabinkamtibmas Desa Musi, Aiptu Made Mustika, berinisiatif memasang tanda peringatan pada ruas jalan yang bergelombang dan berlubang.

Langkah preventif ini diambil sebagai respon atas keresahan warga dan pengguna jalan yang kerap mengeluhkan kondisi aspal yang tidak rata.

Titik-titik kerusakan yang cukup parah terpantau dapat membahayakan pengendara, terutama bagi mereka yang kurang mengenal medan atau saat melintas di tengah cuaca ekstrem.

Mustika memasang papan dan tanda peringatan visual di area yang dianggap paling rawan.

Menurutnya, kerawanan meningkat drastis pada malam hari mengingat minimnya lampu penerangan jalan di beberapa titik tersebut.

"Pemasangan tanda ini bertujuan agar pengendara memiliki waktu bereaksi sebelum sampai di titik jalan yang rusak. Kita tahu, lubang yang tertutup air saat hujan atau tidak terlihat di malam hari adalah 'jebakan' maut bagi pengendara motor," ujar Mustika.

Selain memasang tanda, ia juga menyempatkan diri memberikan edukasi langsung kepada warga sekitar agar ikut menjaga tanda peringatan tersebut dan tetap mengutamakan keselamatan dalam berkendara.

Masyarakat diimbau untuk tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi saat melintasi jalur Desa Musi.

Dihubungi secara terpisah, Kapolsek Gerokgak, Kompol I Made Derawi, menegaskan bahwa aksi yang dilakukan anggotanya adalah bagian dari implementasi pelayanan prima Polri kepada masyarakat.

Menurutnya, Bhabinkamtibmas harus menjadi garda terdepan dalam mendeteksi segala potensi bahaya di desa binaannya, termasuk masalah infrastruktur.

“Kami sangat mengapresiasi kepedulian Bhabinkamtibmas yang responsif terhadap kondisi lapangan. Pemasangan tanda peringatan ini adalah wujud nyata pelayanan Polri yang mengutamakan keselamatan jiwa masyarakat. Jangan sampai ada korban baru kita bertindak,” tegas Derawi.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran Polri di tengah masyarakat tidak hanya fokus pada penegakan hukum atau menjaga keamanan dari tindak kriminal semata.

Aspek keselamatan di jalan raya juga menjadi prioritas demi terciptanya situasi Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) yang aman dan kondusif.

Langkah taktis yang dilakukan Bhabinkamtibmas Desa Musi ini mendapat respon positif dari warga lokal.

Kerusakan jalan, jika dibiarkan tanpa tanda peringatan, sering kali menjadi pemicu kecelakaan tunggal yang merugikan secara materi maupun fisik.

Melalui kegiatan ini, diharapkan instansi terkait juga dapat segera melakukan perbaikan permanen pada akses jalan tersebut.

Untuk sementara waktu, tanda peringatan yang dipasang menjadi harapan utama bagi para pengguna jalan agar lebih waspada dan mampu menekan angka kecelakaan di wilayah Gerokgak. (*)

 

Editor : I Made Mertawan
#kecelakaan #bhabinkamtibmas #buleleng