Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Laba Bersih Bank Danamon Tumbuh 14 Persen pada Tahun Buku 2025

Rika Riyanti • Jumat, 20 Februari 2026 | 11:59 WIB

LABA: Danamon catatkan kinerja keuangan positif
LABA: Danamon catatkan kinerja keuangan positif

 

BALIEXPRESS.ID - Perbankan mencatatkan kinerja keuangan yang positif sepanjang tahun buku 2025.

Salah satunya, PT Bank Danamon Indonesia Tbk dengan membukukan laba bersih konsolidasian sebesar Rp4,0 triliun, tumbuh 14 persen secara tahunan (year-on-year) setelah memperhitungkan dampak penerapan PSAK 338.

Kenaikan laba ini ditopang oleh penurunan biaya kredit yang konsisten, pertumbuhan kredit dan dana pihak ketiga yang sehat, serta kualitas aset yang tetap terjaga.

Direktur Utama Danamon Daisuke Ejima menyampaikan bahwa strategi bisnis yang dijalankan sepanjang 2025 mampu mendorong pertumbuhan intermediasi sekaligus profitabilitas.

Baca Juga: Cegah Kecelakaan, Bhabinkamtibmas Desa Musi Pasang Tanda Peringatan di Jalan Berlubang

“Sepanjang tahun 2025, Danamon telah mengimplementasikan prioritas strategisnya dengan baik, sehingga dapat menghasilkan pertumbuhan pada sisi intermediasi maupun profitabilitas, dengan kualitas aset yang tetap terjaga. Capaian ini tidak terlepas dari kepercayaan seluruh nasabah dan pemangku kepentingan Danamon, serta kontribusi seluruh karyawan Danamon dalam mewujudkan semangat Tumbuh Bersama sebagai Satu Grup Finansial. Danamon menyambut tahun 2026 dengan tekad yang lebih kuat untuk menjadi penyedia solusi finansial yang terus berupaya mendapatkan kepercayaan nasabah serta untuk terus berkontribusi lebih banyak bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia,” katanya, Kamis (19/2).

Hingga 31 Desember 2025, total kredit dan trade finance konsolidasian Danamon tercatat Rp212,7 triliun atau tumbuh 9 persen secara tahunan.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh kenaikan kredit pada segmen Enterprise Banking and Financial Institution sebesar 14 persen, Consumer Banking 10 persen, SME Banking 7 persen, serta Adira Finance sebesar 2 persen.

Pada sisi pendanaan, total simpanan pihak ketiga mencapai Rp176,9 triliun atau meningkat 16 persen year-on-year.

Baca Juga: KEK Kura Kura Bali Gandeng Komunitas Nukari Optimalkan Lahan dan Kolam, Dorong Pemberdayaan Warga Serangan

Dana murah berupa tabungan dan giro tumbuh 18 persen menjadi Rp75,2 triliun.

Pendapatan operasional konsolidasian Danamon pada 2025 mencapai Rp21,6 triliun, tumbuh 5 persen secara tahunan.

Pendapatan non-bunga meningkat 9 persen menjadi Rp3,7 triliun, dengan pertumbuhan tertinggi berasal dari pendapatan tresuri yang melonjak 64 persen.

Pendapatan operasional sebelum pencadangan (PPOP) tercatat Rp9,6 triliun atau naik 4 persen.

Dengan penurunan biaya kredit sebesar 10 persen, laba bersih konsolidasian tercatat Rp4,0 triliun atau tumbuh 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Margin bunga bersih (NIM) berada di level 7,7 persen.

Baca Juga: Sat Pamobvit Polres Gianyar Tingkatkan Pengamanan di Obyek Wisata Pura Mangening Tampaksiring

Kualitas aset tetap terjaga dengan rasio LAR coverage mencapai 54,9 persen dan rasio LAR sebesar 8,3 persen.

Rasio NPL bruto tercatat 1,7 persen dengan rasio cakupan NPL mencapai 280,7 persen.

Dari sisi likuiditas dan permodalan, rasio LCR tercatat 158,9 persen, NSFR 117,9 persen, dan rasio KPMM konsolidasian 25,4 persen, jauh di atas ketentuan regulator.

Sepanjang 2025, Danamon terus memperkuat ekosistem bisnis prioritas serta melakukan investasi pada digitalisasi, sumber daya manusia, branding, dan transformasi jaringan kantor cabang.

Baca Juga: ASN Anti Boncos, TPAKD Badung Bentengi Pegawai dari Jerat Investasi Ilegal Lewat Financial Clinic

Di sektor otomotif, pembiayaan kendaraan bermotor melalui kolaborasi dengan Adira Finance tumbuh 41 persen menjadi Rp2,1 triliun.

Pada ekosistem haji dan umrah, jumlah mitra biro perjalanan meningkat 31 persen dan jumlah rekening terkait haji dan umrah tumbuh 43 persen.

Pada sektor pendidikan, kemitraan dengan lebih dari 120 institusi pendidikan mendorong pertumbuhan rekening sebesar 27 persen dan penghimpunan dana sebesar 26 persen.

Pengembangan layanan digital juga menunjukkan peningkatan signifikan.

 

Aplikasi D-Bank PRO mencatatkan pertumbuhan jumlah transaksi 35 persen dan nilai transaksi 29 persen, sementara Danamon Cash Connect mencatatkan pertumbuhan jumlah transaksi 11 persen dan nilai transaksi 16 persen.

Danamon telah mentransformasikan 27 kantor cabang sepanjang 2025, sehingga total cabang yang telah bertransformasi sejak 2022 mencapai 120 unit.

Selain itu, lebih dari 200 kegiatan komunitas digelar di berbagai kantor cabang di seluruh Indonesia.

Pada Juli 2025, Danamon memperoleh persetujuan sebagai perusahaan induk konglomerasi keuangan MUFG di Indonesia.

Baca Juga: Bupati Adi Arnawa Hadiri Melaspas Pelinggih dan Balai Banjar Tegal Saat Delodan Kapal

Pada Oktober 2025, Adira Finance menyelesaikan penggabungan usaha dengan Mandala Finance, memperkuat posisi di industri pembiayaan otomotif dan multiguna.

Danamon juga berkolaborasi dengan MUFG Innovation Partners melalui Garuda Fund senilai US$100 juta untuk mendukung startup di Indonesia serta berpartisipasi dalam Japan Thematic Fund dengan komitmen pendanaan hingga US$100 juta.

Jika mengecualikan dampak penggabungan Adira Finance dan Mandala Finance, total kredit dan trade finance tercatat Rp206,9 triliun atau tumbuh 9 persen.

Dana pihak ketiga tumbuh 15 persen menjadi Rp176,9 triliun.

Baca Juga: Patung Soekarno Mendidik Anak Simbol Pendidikan dan Pembentukan Karakter Bangsa

Pendapatan operasional tercatat Rp19,5 triliun dengan pertumbuhan 3 persen, sementara laba bersih setelah pajak mencapai Rp3,9 triliun atau meningkat 21 persen secara tahunan.(***)

Editor : Rika Riyanti
#laba #finance #Danamon #2025